• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Respon Tantangan Dakwah Era Digital, UAD Luncurkan Buku Dakwah Muhammadiyah dalam Masyarakat Digital

Respon Tantangan Dakwah Era Digital, UAD Luncurkan Buku Dakwah Muhammadiyah dalam Masyarakat Digital

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
12 November 2022
in Literasi
0

Yogyakarta, InfoMu.co – Respon tantangan dakwah di era digital, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) luncurkan Buku “Dakwah Muhammadiyah dalam Masyarakat Digital: Peluang dan Tantangan”, Jumat (11/11). Rektor UAD, Muchlas MT mengatakan ini kado Muktamar 48 Muhammadiyah.

Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah ini menjelaskan, buku ini terbit sebagai kelanjutan dari seri ke-16 Seminar Pra Muktamar pada, Kamis 10 Maret 2022 yang bertema “Media, Masyarakat, dan Dakwah Muhammadiyah”.

Menurut Muchlas, di era disrupsi manusia khususnya umat Islam tidak boleh selamanya menjadi ‘pesakitan’, tapi harus bisa menjadi disrupter. Umat Islam khususnya mubaligh Muhammadiyah harus mengisi atau bahkan membanjiri media digital dengan konten-konten dakwah yang aktual, dan berjiwa Islam Berkemajuan.

“Oleh sebab itulah kami mencoba menghimpun makalah-makalah yang diseminarkan, dan juga kami tambahkan dengan beberapa penulis yang sebagian besar dari kalangan internal Universitas Ahmad Dahlan,” ucapnya.

Dia berharap dengan diluncurkannya buku ini dapat meningkatkan akselerasi dakwah Muhammadiyah dalam masyarakat digital. Selain itu, Muchlas juga mendorong mubaligh Muhammadiyah untuk sepenuhnya memanfaatkan media-media digital sebagai saluran dakwah mereka dengan konten-konten yang aktual.

Apresiasi atas diluncurkannya buku ini datang salah satunya dari Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Prof. Syamsul Anwar. Selain menjadi kado istimewa bagi Muktamar ke-48 Muhammadiyah-‘Aisyiyah, buku ini juga layak dibaca bagi para pelaku dakwah, lebih-lebih mubaligh di lingkungan persyarikatan.

“Buku ini sangat penting dan menyadarkan kita akan urgensi dari pemahaman terhadap seluk beluk kehidupan masyarakat digital yang dipicu oleh berkembangnya media-media digital yang sangat mempengaruhi kehidupan kita.” Ucapnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Fathurrahman Kamal juga mengapresiasi peluncuran buku ini. Namun demikian Fathur mengingatkan supaya dunia maya atau digital jangan dijadikan Ghayah  atau tujuan dalam aktivitas dakwah. Selain Islam, hampir seluruh agama-agama di dunia juga mengalami tantangan sama di era digital ini.

“Kita jangan mempertuhankan digital, karena digital ini tidak pernah menjadi ghayah, tidak pernah menjadi goals. Digital dengan berbagai dinamikanya itu tidak lebih sebagai instrumen,” ucapnya.

Akan tetapi melihat euphoria masyarakat, digital ini malah diletakan sebagai segala-galanya. Terkait itu Fathur mengatakan bahwa, meski semua kehidupan tidak bisa dilepaskan dari piranti digitalisasi, akan tetapi tidak semua urusan manusia dan kemanusiaan dapat diselesaikan melalui digital. (***)

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Klik untuk mencetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: digitalisasi
Previous Post

Layani Jutaan Penggembira Muktamar ke-48, Ambulansmu Jateng Buka Home Base di Banyuanyar Solo

Next Post

Kawal Amanah Dana Ummat, Lazismu Padang Sidempuan Jalani Audit

Next Post
Kawal Amanah Dana Ummat, Lazismu Padang Sidempuan Jalani Audit

Kawal Amanah Dana Ummat, Lazismu Padang Sidempuan Jalani Audit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.