Penguatan Tata Kelola Organisasi Muhammadiyah di Kota Tebing Tinggi
INFOMU.CO | Tebing Tinggi – Dalam rangka memperkuat tata kelola organisasi serta mendorong tertib administrasi berbasis digital, Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting serta Pembinaan Masjid (LPCR PM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara melaksanakan kegiatan Pendampingan Digitalisasi Administrasi Cabang dan Ranting Muhammadiyah melalui Aplikasi Notulenmu SICARA dan SimasMuh di Kota Tebing Tinggi pada hari jumat (16/1).
Kegiatan ini sekaligus merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Hibah RisetMu Pendanaan Tahun 2025, yang bertujuan mendorong percepatan transformasi digital Muhammadiyah dari tingkat wilayah hingga ke akar rumput organisasi, khususnya pada cabang dan ranting.
Kegiatan pendampingan ini dihadiri oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Tebing Tinggi, Ketua LPCR PM PWM Sumatera Utara, jajaran pimpinan daerah, serta perwakilan pengurus cabang dan ranting Muhammadiyah se-Kota Tebing Tinggi. Adapun pendampingan teknis pengisian aplikasi dipandu langsung oleh Sekretaris LPCR PM PWM Sumatera Utara.
Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Tebing Tinggi, Jufri, S.Pd.I., M.I.Kom, menyampaikan bahwa penguatan administrasi merupakan fondasi penting dalam menjaga keberlangsungan dan efektivitas gerak organisasi. Menurutnya, cabang dan ranting yang tertib administrasi akan lebih mudah menjalankan fungsi dakwah, pembinaan umat, serta pelayanan sosial secara berkelanjutan.
“Digitalisasi administrasi melalui aplikasi Notulenmu SICARA dan SimasMuh bukan hanya tuntutan zaman, tetapi merupakan kebutuhan organisasi. Dengan administrasi yang rapi dan terdokumentasi dengan baik, Muhammadiyah akan semakin kuat dan terpercaya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua LPCR PM PWM Sumatera Utara, Prof. Dr. Anang Anas Azhar, M.A., menegaskan bahwa kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari strategi LPCR PM dalam menghidupkan dan menguatkan cabang serta ranting melalui penguatan sistem dan tata kelola organisasi.
“Menghidupkan cabang dan ranting tidak cukup hanya dengan semangat dan aktivitas seremonial, tetapi harus ditopang oleh sistem administrasi yang tertib dan berkelanjutan. Aplikasi Notulenmu SICARA dan SimasMuh menjadi instrumen penting untuk memastikan seluruh aktivitas persyarikatan tercatat, terlapor, dan terukur,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa digitalisasi administrasi diharapkan mampu mempermudah kerja pengurus cabang dan ranting, meningkatkan transparansi organisasi, serta memperkuat basis data Muhammadiyah dari tingkat ranting hingga wilayah.
Pada sesi pendampingan teknis, Sekretaris LPCR PM PWM Sumatera Utara sekaligus Ketua Tim PKM Hibah RisetMu, Partaonan Harahap, S.T., M.T., didampingi oleh Bendahara Mujhirul Iman, S.Pd., M.Pd., memberikan penjelasan secara rinci mulai dari proses registrasi, tata cara pengisian notulen kegiatan melalui aplikasi Notulenmu SICARA, hingga penginputan dan pemutakhiran data kelembagaan pada aplikasi SimasMuh. Para peserta juga melakukan praktik langsung serta berdiskusi terkait berbagai kendala teknis yang selama ini dihadapi di tingkat cabang dan ranting.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari para peserta. Mereka menilai pendampingan tersebut sangat membantu dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengurus terhadap penggunaan aplikasi digital persyarikatan, khususnya dalam pelaporan kegiatan dan pengelolaan data organisasi.
Melalui kegiatan ini, LPCR PM PWM Sumatera Utara berharap cabang dan ranting Muhammadiyah di Kota Tebing Tinggi semakin tertib administrasi, aktif dalam pelaporan kegiatan, serta mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana penguatan dakwah dan organisasi.
Pendampingan ini sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar berkelanjutan Muhammadiyah untuk mewujudkan cabang yang berkembang, ranting yang hidup, serta masjid yang makmur dan memakmurkan, sebagai pilar utama Muhammadiyah yang berkemajuan. (ph)

