Tapanuli Selatan, InfoMu.co – Hujan yang terus turun mengakibatkan banjir melanda beberapa wilayah di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Pada hari Rabu 18 Desember 2024 yang lalu giliran Desa Kota Tua di Kecamatan Tanatombangan yang dilanda bencana banjir bandang. Bencana ini menyebabkan kerusakan cukup parah pada pemukiman warga dan infrastruktur. Selain itu, warga juga menghadapi kesulitan dalam memperoleh air bersih akibat kerusakan fasilitas umum.
Sebagai bentuk kepedulian, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Tapanuli Selatan pada Rabu (1/1) yang lalu, turun langsung mengunjungi korban bencana untuk memberikan bantuan. Bantuan yang disalurkan berupa seratus paket sembako, pakaian layak pakai, serta uang tunai sebesar Rp17 juta yang akan digunakan untuk pembuatan sumur bor guna memenuhi kebutuhan air bersih warga.
Ketua PDM Tapsel, Lazuardi Harahap, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata dari semangat gotong royong dan solidaritas masyarakat Muhammadiyah terhadap sesama. “Kami turut berbela sungkawa atas terjadinya bencana ini, semoga masyarakat yang terdampak bersabar. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir. Pembuatan sumur bor juga diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk ketersediaan air bersih,” ujarnya.
Lazuardi juga menyampaikan pihaknya telah berupaya membantu warga Tapsel yang terdampak bencana banjir bandang, mulai mendata korban, membersihkan reruntuhan hingga memberikan kebutuhan mereka. “Saat setelah bencana, kami mengirimkan tim MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Centre) Tapsel, dan dibantu oleh tim MDMC PWM Sumbar untuk mendata dan membantu warga membereskan puing, dan lumpur. Kami juga mendengar apakah yang paling dibutuhkan oleh warga, ternyata sumur bor, maka untuk itu kami siapkan (membangun sumur bor)”, jelas Lazuardi.
Sementara itu, Ketua PDA Tapsel, Rosita Sitompul, menambahkan bahwa bencana ini adalah panggilan bagi semua pihak untuk bersatu dan saling membantu. “Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan dasar para korban, terutama perempuan dan anak-anak, dapat terpenuhi dengan cepat. Kami juga mengajak masyarakat luas untuk terus memberikan dukungan dalam bentuk apa pun,” tuturnya.
Arsalju Harahap, selaku Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tanatombangan, turut mengapresiasi sinergi antara PDM, PDA, dan berbagai pihak yang telah memberikan bantuan. “Kehadiran bantuan ini sangat berarti bagi warga yang terdampak. Kami di PCM Tanatombangan akan terus mendampingi warga dalam upaya pemulihan pascabencana,” katanya.
Seorang warga yang juga anggota Aisyiyah Ranting Kota Tua, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. “Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan ini, terutama untuk kebutuhan air bersih. Kami berharap akan ada lebih banyak perhatian kepada desa kami agar bisa pulih dengan cepat,” ungkapnya.
Bantuan ini disambut hangat oleh warga Desa Kota Tua yang merasa sangat terbantu di tengah kondisi sulit. Mereka berharap akan ada lebih banyak perhatian dan bantuan dari berbagai pihak untuk membantu pemulihan pascabencana. “PDM dan PDA Tapsel berkomitmen untuk terus mendampingi para korban dan akan tetap memantau hingga situasi kembali normal di Desa Kota Tua dan juga daerah lain yang terdampak banjir” harap Lazuardi. (arifana)

