• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Muhammadiyah Ajak Warga Bangsa Menjaga Keadaban Publik

Muhammadiyah Ajak Warga Bangsa Menjaga Keadaban Publik

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
11 Januari 2026
in Persyarikatan
0
Muhammadiyah Ajak Warga Bangsa Menjaga Keadaban Publik

INFOMU.CO |  Yogyakarta  – Ketua Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan, menegaskan bahwa hak berdemokrasi tidak dapat diartikulasikan secara liar atau gegabah, terlebih jika disampaikan dengan cara menghakimi dan cenderung memfitnah pihak lain secara sepihak.

Menurutnya, demokrasi memang memberikan ruang kebebasan bagi setiap warga negara untuk bersuara, berpendapat, dan berekspresi. Termasuk di dalamnya kebebasan berekspresi melalui seni, komedi, maupun stand up comedy. Namun demikian, kebebasan tersebut tetap harus dijalankan dengan tanggung jawab moral, etika publik, dan kepekaan sosial.

“Dalam konteks demokrasi, kebebasan berekspresi tidak boleh melampaui batas hingga merendahkan, mengolok-olok, atau menyudutkan pihak lain, apalagi tanpa dasar data dan informasi yang benar,” ujarnya pada Jum’at (9/1)
Bachtiar menekankan, sebelum sebuah isu dijadikan konten komedi atau parodi, terlebih yang menyangkut individu, kelompok, atau institusi tertentu, diperlukan sikap kehati-hatian dengan melakukan cek dan ricek informasi secara cermat. Dengan demikian, komedi dapat berfungsi sebagai sarana edukasi dan koreksi sosial yang mencerahkan, bukan sekadar menjadi panggung caci maki atau olok-olok sepihak.

Ia menyayangkan apabila kebebasan berekspresi yang seharusnya menjadi bagian dari pendewasaan demokrasi justru kehilangan substansi edukatifnya, tidak menjadi kritik yang membangun, dan berubah menjadi ekspresi yang merendahkan martabat pihak lain.

“Agama mengajarkan kepada kita untuk tidak mengolok-olok kaum lain. Bisa jadi, mereka yang kita olok-olok justru lebih baik daripada diri kita sendiri,” tambahnya.

Muhammadiyah, lanjut Bachtiar, senantiasa mendorong praktik demokrasi yang beradab, berkeadaban, serta menjunjung tinggi nilai-nilai etik, kemanusiaan, dan kemaslahatan bersama dalam setiap bentuk ekspresi di ruang publik. (muhammadiyah.or.id)

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Klik untuk mencetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: keadaban publikmuhammadiyah
Previous Post

Model Demokrasi Muhammadiyah: Alternatif Demokrasi Indonesia

Next Post

Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Kunjungi TK ABA Terdampak Banjir di Medan, Fokus Pemulihan Psikososial Guru

Next Post
Pimpinan Pusat Aisyiyah Kunjungi TK ABA Terdampak Banjir di Medan, Fokus Pemulihan Psikososial Guru

Pimpinan Pusat 'Aisyiyah Kunjungi TK ABA Terdampak Banjir di Medan, Fokus Pemulihan Psikososial Guru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.