• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Merawat Pemikiran Syafii Maarif untuk Islam, Kebhinekaan, dan Keadilan Sosial

Merawat Pemikiran Syafii Maarif untuk Islam, Kebhinekaan, dan Keadilan Sosial

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
13 November 2022
in Literasi
0

Surakarta, InfoMu.co – Ahmad Syafii Maarif bukan hanya dikenal sebagai seorang sejarawan, cendekiawan, tokoh Muhammadiyah, tetapi juga dikenal sebagai seorang guru bangsa dengan kepribadian yang humanis, pluralis, inklusif, moderat, terbuka, dan toleran.

Dalam rangka merawat pemikiran Buya Syafii, yayasan Maarif Institute mengadakan Muktamar Pemikiran Ahmad Syafii Maarif dengan tema “Islam, Kebhinekaan dan Keadilan Sosial” pada Sabtu (12/11).

Kegiatan ini diniatkan dalam rangka mendukung siar Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Universitas Muhammadiyah Surakarta tanggal 18-20 November 2022.

Tujuan adanya kegiatan ini untuk merefleksikan tema-tema dan relevansi pemikiran Buya Syafii Maarif dalam konteks mencari formulasi jawaban atas tantangan keislaman, keindonesian, dan kemanusiaan hari ini.

Selain itu acara ini bertujuan untuk menginternalisasikan semangat intelektualisme dan cita-cita sosial Buya Syafii Maarif di kalangan kaum muda Indonesia melalui proses diskursus publik dan kaderisasi intelektual.

Direktur Eksekutif Maarif Institute Abdul Rahim Ghazali mengatakan bahwa pemikiran Syafii Maarif tentang keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan sangat ensiklopedis.

Bersamaan dengan itu, melalui tulisan-tulisannya, Buya selalu mengumandangkan moralitas dan keadaban publik.

“Kita berharap bisa terus mengembangkan apa yang menjadi impian Buya yang merupakan impian kita semua. Menjadikan Indonesia utuh minimal menjelang satu hari sebelum Hari Kiamat,” ucap Abdul Rahim.

Sementara itu, Fajar Riza Ul Haq mengingatkan bahwa merawat pemikiran Buya Syafii tidak sama dengan mengawetkan, melainkan memelihara imajinasi anak bangsa mengenai Indonesia.

Bagi Buya, kata Fajar, Indonesia beruntung memiliki keragaman yang sangat utuh dalam berbagai bidang. Sebagai formulasi menghadapi keragaman, Indonesia juga punya semboyan Bhineka Tunggal Ika.

“Merawat bukan mengawetkan, tapi bertujuan memelihara imajinasi kita mengenai Indoensia. Tulisan Buya sangat concern Keindonesiaan, Kebhinekaan, dan Keadilan Sosial. Buya itu cendekia sekaligus aktivis,” ucap Fajar.

Pemikiran Buya bukan hanya milik Muhammadiyah tetapi milik bangsa ini. Karenanya dalam pidato kunci yang disampaikan Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah ini menegaskan bahwa salah satu warisan pemikiran Buya Syafii ialah komitmennya tentang Indonesia miliki bersama, bukan segelintir kroni atau golongan.

Setelah Haedar menyampaikan pidato kuncinya, para narasumber dalam kegiatan ini adalah orang-orang pilihan yang memiliki otoritas dalam bidang pengetahuan tertentu. Mereka terdiri dari para tokoh lintas agama, cendekiawan, dosen dan peneliti senior yang berpengalaman di bidangnya. (muhammadiyah.or.id)

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Klik untuk mencetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: ahmad syafii maarif
Previous Post

Kerjasama Fahum UMSU – KPPU Wilayah I, Rencanakan Tandatangani MoA

Next Post

Tabligh Akbar PDM Medan, Rencanakan Renovasi Rumah Tahfidz Modern

Next Post
Tabligh Akbar PDM Medan, Rencanakan Renovasi Rumah Tahfidz Modern

Tabligh Akbar PDM Medan, Rencanakan Renovasi Rumah Tahfidz Modern

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.