• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Komitmen Ideologis Kader Muhammadiyah di Tengah Dinamika Politik dan Tantangan Zaman

Karangkajen: Simpul Tokoh Pergerakan dan Pergerakan Mahasiswa Muhammadiyah

Bess by Bess
19 Januari 2026
in Opini
0
Karangkajen: Simpul Tokoh Pergerakan dan Pergerakan Mahasiswa Muhammadiyah

Oleh : Jufri – Pegiat Sosial politik dan Dakwah kebangsaan

Karangkajen, Yogyakarta, bukan sekadar kawasan pemakaman. Ia adalah ruang simbolik sejarah, tempat bersemayam tokoh-tokoh penting yang menautkan pembaruan Islam, perjuangan kemerdekaan, dan pergerakan mahasiswa Muhammadiyah dalam satu mata rantai yang utuh.

Di Karangkajen dimakamkan KH Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah, peletak dasar tajdid, Islam yang mencerahkan, rasional, dan berorientasi amal. Dari Dahlan, lahir etos bahwa agama tidak berhenti pada ibadah personal, tetapi menjelma menjadi gerakan sosial, pendidikan, dan kemanusiaan.

Di kawasan yang sama dimakamkan Lafran Pane. Ia bukan hanya pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), tetapi juga kader Muhammadiyah dan pejuang kemerdekaan. Lafran tercatat aktif dalam Barisan Pemuda Gerindo dan Indonesia Muda, serta tumbuh dari ekosistem pendidikan Muhammadiyah:
santri di Pesantren Muhammadiyah Sipirok, siswa HIS Muhammadiyah dan MULO Muhammadiyah.
Dari rahim Muhammadiyah itulah Lafran merumuskan sintesis penting: Islam, keilmuan, dan keindonesiaan. Mahasiswa, baginya, adalah subjek sejarah dan penjaga republik.

Tak jauh dari dua tokoh itu, dimakamkan pula Djazman Al-Kindi, tokoh kunci lahirnya Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan dikenal luas sebagai Bapak Perkaderan Muhammadiyah. Melalui IMM, Djazman menegaskan bahwa kaderisasi adalah jantung persyarikatan. Mahasiswa Muhammadiyah tidak boleh menjadi aktivis musiman, tetapi kader ideologis yang berpikir sistematis, berakhlak, dan siap mengabdi.

KH Ahmad Dahlan, Lafran Pane, dan Djazman Al-Kindi adalah tokoh Muhammadiyah lintas generasi, yang masing-masing mewakili fase penting pergerakan:

Pembaruan umat (Ahmad Dahlan),

Perjuangan dan intelektualisme mahasiswa (Lafran Pane),

Sistem kaderisasi berkelanjutan (Djazman Al-Kindi).

Karangkajen, dengan demikian, adalah simpul sejarah pergerakan dan pergerakan mahasiswa Muhammadiyah. Ia mengajarkan bahwa perjuangan tidak pernah berhenti, ia berpindah estafet, dari pendiri, ke pejuang-intelektual, lalu ke kader yang disiapkan secara sadar.

Dari Karangkajen, Muhammadiyah seolah berpesan:
Islam harus terus melahirkan pembaru, pejuang, dan kader, bukan sekadar pewaris nama besar masa lalu.

Silaturahmi Kolaborasi Sinergi Harmoni

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Klik untuk mencetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: Karangkajen: Simpul Tokoh Pergerakan dan Pergerakan Mahasiswa Muhammadiyah
Previous Post

Infrastruktur dan Pelayanan Publik Masih Buruk

Next Post

Pengajian Silaturrahim PCM Sunggal Satu dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Taqwa Sei Semayang

Next Post
masjid taqwa sei semayang

Pengajian Silaturrahim PCM Sunggal Satu dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Taqwa Sei Semayang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.