• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Jusuf Kalla Dorong Muhammadiyah Kuatkan Semangat Entrepreneur di Milad ke-113

Jusuf Kalla Dorong Muhammadiyah Kuatkan Semangat Entrepreneur di Milad ke-113

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
20 November 2025
in Ekonomi
0

Jusuf Kalla Dorong Muhammadiyah Kuatkan Semangat Entrepreneur di Milad ke-113

INFOMU.CO | Bandung – Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), menghadiri dan menyampaikan pidato testimoni dalam acara Milad ke-113 Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB) pada Selasa (18/11).

Dalam pidatonya, JK menyoroti pentingnya peran Muhammadiyah dalam pendidikan, kesejahteraan, dan mendesak agar organisasi tersebut memperkuat semangat entrepreneurship di kalangan kadernya.

JK memulai dengan berbagi kisah pribadinya sebagai penganut wasatiyah (moderasi). Ia menjelaskan bahwa ia lahir dari latar belakang yang beragam, di mana Bapaknya adalah bendahara NU dan Ibunya adalah bendahara ‘Aisyiyah. Pengalaman ini membentuknya untuk aktif di mana-mana, terutama di Muhammadiyah, karena memiliki “lebih banyak kegiatan”.

Ia menyampaikan selamat kepada Muhammadiyah atas usianya yang mencapai 113 tahun, sebuah pencapaian yang luar biasa karena tidak banyak organisasi yang bisa tumbuh hingga usia tersebut, bahkan mungkin hanya 20 atau 30 tahun.

Lebih lanjut, JK memuji kemajuan pesat Muhammadiyah dan bahkan menyebutnya sebagai salah satu “organisasi keagamaan yang paling kaya di dunia”. Ia menceritakan pengalamannya pernah diundang untuk menghadiri penelitian tentang harta Muhammadiyah, namun begitu banyaknya aset Muhammadiyah sehingga sulit untuk dihitung.

JK menekankan bahwa apa yang dilakukan Muhammadiyah selaras dengan tujuan konstitusi, yaitu bahwa negara bertanggung jawab pada kecerdasan bangsa.

Saat ini, Muhammadiyah telah melaksanakan pendidikan yang hebat, mulai dari sekolah, pesantren, hingga universitas. Ia menyebutkan bahwa Muhammadiyah memiliki hampir 170 rumah sakit dan hampir 180 universitas, yang merupakan pencapaian luar biasa.

Meskipun pencapaian di bidang pendidikan sudah hebat, JK menyoroti adanya masalah dalam hal semangat. Ia mempertanyakan siapa yang memberikan nilai tambah, mengadakan pertemuan, dan melakukan usaha. Jawabannya adalah pengusaha.

Oleh karena itu, semangat kemajuan dan pertumbuhan harus disertai dengan “semangat entrepreneur yang kuat”. JK mengingatkan bahwa Rasulullah adalah seorang pengusaha dari umur 13 sampai 40 tahun. Dengan demikian, Muhammadiyah perlu mengikuti jejak Nabi Muhammad, yaitu menjadi pengusaha terlebih dahulu.

Ia memberikan contoh nyata tentang seorang kader yang meskipun drop out dari universitas, memilih menjadi pengusaha dan kini “lebih maju daripada banyak sarjana”.

Muhammadiyah juga berkeinginan agar kesejahteraan dapat tercapai dan mendorong kadernya untuk memiliki “semangat pantang mundur”. JK sering menyampaikan bahwa umat Islam didorong untuk melaksanakan lima rukun Islam dengan kemampuan besar. Umat Islam didorong untuk menjadi mampu, tidak harus kaya. Jika tidak mampu, seseorang hanya dapat melaksanakan tiga dari lima rukun Islam. (muhammadiyah.or.id)

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Klik untuk mencetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: enterpreneurmuhammadiyahYUSUF KALLA
Previous Post

Mendagri Minta Kepala Daerah Siap Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Next Post

PP Aisyiyah Gelar Monev Program P2GP di Sumatera Utara

Next Post
PP Aisyiyah Gelar Monev Program P2GP di Sumatera Utara

PP Aisyiyah Gelar Monev Program P2GP di Sumatera Utara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.