Khutbah Jumat: Isra’ Mikraj : Perjalanan Ruhani Menegakkan Shalat dan Peradaban Ilahi
Dr. Junaidi, M.Si – Ketua Majelis Tabligh PD Muhammadiyah Kota Medan
KHUTBAH PERTAMA
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادي له.
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله، اللهم صل وسلم وبارك على محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين.
أما بعد، فيا أيها المسلمون، أوصيكم ونفسي بتقوى الله، فقد فاز المتقون.
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Pada hari yang mulia ini, marilah kita meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Ketakwaan itulah bekal terbaik dalam mengarungi kehidupan dunia menuju kebahagiaan akhirat.
Kaum Muslimin yang dimuliakan Allah,
Kita berada dalam momentum Isra’ Mi‘raj Nabi Muhammad ﷺ, sebuah peristiwa agung yang bukan hanya mukjizat, tetapi juga pelajaran besar bagi peradaban manusia. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Isrā’: 1
سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
Isra’ Mi‘raj adalah perjalanan ruhani Rasulullah ﷺ yang puncaknya adalah diterimanya perintah shalat. Ini menunjukkan bahwa shalat bukan ibadah biasa, tetapi fondasi utama hubungan manusia dengan Allah dan pondasi tegaknya peradaban Ilahi.
Jamaah yang dirahmati Allah,
Shalat adalah satu-satunya ibadah yang diperintahkan langsung oleh Allah tanpa perantara, menandakan kedudukannya yang sangat agung. Rasulullah ﷺ bersabda:
رَأْسُ الأَمْرِ الإِسْلَامُ، وَعَمُودُهُ الصَّلَاةُ
“Pokok segala urusan adalah Islam, dan tiangnya adalah shalat.” (HR. Tirmidzi)
Jika shalat ditegakkan dengan benar, maka pribadi akan lurus, akhlak akan mulia, dan masyarakat akan tertib serta berkeadilan. Sebaliknya, ketika shalat diabaikan, maka kehancuran moral dan sosial menjadi keniscayaan.
Allah SWT menegaskan fungsi shalat dalam kehidupan:
إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ
“Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.” (QS. Al-‘Ankabūt: 45)
Shalat bukan sekadar ritual, tetapi pendidikan ruhani dan sosial yang membentuk manusia berintegritas dan bertanggung jawab.
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Isra’ Mi‘raj mengajarkan kepada kita bahwa perubahan besar umat tidak dimulai dari kekuatan materi, tetapi dari kekuatan spiritual. Dari shalat yang benar, lahirlah keadilan, kejujuran, persaudaraan, dan gotong royong—nilai-nilai yang menjadi dasar masyarakat sejahtera dan bahagia.
Marilah kita jadikan momentum Isra’ Mi‘raj ini sebagai titik kebangkitan untuk memperbaiki shalat, karena dari shalat yang baik akan lahir peradaban yang diridhai Allah.
أقول قولي هذا، وأستغفر الله العظيم لي ولكم، فاستغفروه، إنه هو الغفور الرحيم.
KHUTBAH KEDUA
الحمد لله حمدًا كثيرًا طيبًا مباركًا فيه كما يحب ربنا ويرضى.
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله.
اللهم صل وسلم على محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين.
أما بعد، فيا عباد الله، اتقوا الله حق تقاته ولا تموتن إلا وأنتم مسلمون.
Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,
Pada khutbah kedua ini, marilah kita meneguhkan kembali komitmen untuk menegakkan shalat secara khusyuk, disiplin, dan berjamaah, karena shalat adalah tolok ukur kualitas iman seseorang. Rasulullah ﷺ bersabda:
أَوَّلُ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ الصَّلَاةُ
“Amalan pertama yang dihisab pada hari kiamat adalah shalat.”(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Jika shalat kita baik, maka baik pula seluruh amal kita. Namun jika shalat kita rusak, maka rusaklah seluruh kehidupan kita.
Kaum Muslimin yang dimuliakan Allah,
Mari kita jadikan shalat sebagai pusat pembinaan keluarga, pendidikan generasi, dan perbaikan masyarakat. Dengan shalat, kita membangun peradaban yang bersendikan hukum Allah, bukan hawa nafsu dan godaan syaitan.
Allah SWT mengingatkan dalam (QS. Al-Baqarah: 45)
وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ
Akhirnya, marilah kita memohon kepada Allah agar menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang istiqamah dalam shalat dan mampu mewujudkan masyarakat yang adil, aman, damai, dan bahagia dunia akhirat.
اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات، والمؤمنين والمؤمنات، الأحياء منهم والأموات.
اللهم اجعلنا من المحافظين على الصلاة، ومن الخاشعين فيها.
اللهم أصلح لنا ديننا الذي هو عصمة أمرنا، وأصلح لنا دنيانا التي فيها معاشنا، وأصلح لنا آخرتنا التي إليها معادنا.
ربنا آتنا في الدنيا حسنة، وفي الآخرة حسنة، وقنا عذاب النار.
عباد الله،
إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ)
فاذكروا الله العظيم يذكركم، واشكروه على نعمه يزدكم، ولذكر الله أكبر

