Hizbullah Hajar 18 Tank Merkava Israel di Lebanon Selatan
INFOMU.CO | Beirut – Kelompok Hizbullah di Lebanon mengatakan pihaknya menghancurkan 18 tank Merkava dan dua buldoser D9 dalam 24 jam penyergapan di Taybeh-Qantara yang menargetkan pasukan Israel dalam bentrokan di Lebanon selatan. Sementara sejumlah tentara Israel juga tewas dan terluka akibat sergapan Hizbullah.
Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh ruang operasi Hizbullah pada Kamis merinci konfrontasi skala besar di poros Taybeh-Qantara, di mana para pejuang perlawanan melakukan penyergapan terkoordinasi terhadap pasukan Israel yang maju di Lebanon selatan.
Menurut pernyataan itu, pasukan dari divisi ke-36 pasukan pendudukan Israel, khususnya brigade ke-7, mengerahkan buldoser yang dikendalikan dari jarak jauh pada hari Selasa, 26 Maret, untuk menyelidiki posisi pertahanan Hizbullah antara daerah Moheisbat di Taybeh dan kota Qantara.
Pejuang perlawanan memantau pergerakan tersebut dan dengan sengaja menunda pertempuran untuk memancing pasukan agar melakukan penyergapan. Pada hari Rabu pukul 18.50, unit lapis baja maju dalam formasi kolom dari Moheisbat menuju Qantara dalam upaya untuk merebut kota.
Ketika unit belakang yang terdiri dari empat tank Merkava berusaha menyembunyikan posisinya dengan menggunakan penutup asap tebal, para pejuang Hizbullah melancarkan serangan peluru kendali gelombang kedua, menghancurkan seluruh unit saat tank-tank tersebut terlihat terbakar.
Pada saat yang sama, unit pendukung artileri Hizbullah menargetkan pusat komando Israel yang terletak di daerah Taybeh, Rab Thalathin, dan al-Ouwayda, serta bala bantuan yang dikirim untuk mengevakuasi korban.
Unit depan berusaha untuk terus maju menuju pintu masuk Qantara tetapi dihadang dengan tembakan rudal langsung, yang mengakibatkan hancurnya buldoser D9 dan tank Merkava, diikuti oleh tank lainnya.
Tentara Israel terpaksa meninggalkan kendaraan yang tersisa dan berjalan kaki menuju daerah Moheisbat ketika berusaha mengevakuasi korban luka.
Hizbullah menyatakan bahwa operasi tersebut mengakibatkan hancurnya 10 tank Merkava dan dua buldoser D9, dan menambahkan bahwa upaya serupa dua hari sebelumnya dari Taybeh menuju Deir Siryan juga telah digagalkan, dengan delapan tank Merkava hancur.
Agresi Israel ke selatan Lebanon dilakukan menyusul bangkitnya perlawanan Hizbullah membantu sekutunya, Iran, membalas Israel. Israel telah membombardir selatan Lebanon, menewaskan seribu lebih warga. Saat ini militer Israel menggelar operasi darat memasuki wilayah Lebanon dan memaksa ratusan ribu orang mengungsi Pemerintah Israel menyatakan akan mencaplok wilayah selatan Lebanon lewat agresi terkini.
Menghadapi agresi itu, Hizbullah kembali melakukan serangkaian operasi yang menargetkan pasukan dan posisi pendudukan Israel pada Rabu. Perlawanan juga menghadapi pasukan pendudukan Israel di dekat perbatasan, yang melancarkan serangan berturut-turut terhadap pasukan lapis baja mereka.
Hizbullah menghantam posisi pasukan pendudukan Israel di kota perbatasan selatan al-Qawzah. Upaya-upaya ini dilakukan sebagai bagian dari pertahanan Perlawanan terhadap kemajuan Israel dari berbagai cabang, yang bertujuan untuk menduduki wilayah tambahan di Lebanon selatan dan menjauhkan konfrontasi dari permukiman di utara.
Hal ini terjadi ketika Hizbullah terus dengan gagah berani membela Lebanon dalam menghadapi “Israel” di bawah Operasi Devoured Straw. Perlawanan Islam di Lebanon – Hizbullah melakukan serangkaian operasi yang menargetkan pasukan dan posisi pendudukan Israel pada tanggal 25 Maret, sambil terus menghadapi pasukan yang bergerak maju di dekat perbatasan selatan dan melancarkan serangan berturut-turut terhadap unit-unit lapis baja.
Pertempuran ini terutama terjadi di kota perbatasan selatan al-Qawzah, di mana posisi pasukan Israel terus-menerus diserang. Operasi tersebut merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk melawan serangan Israel yang bertujuan merebut wilayah tambahan di Lebanon selatan dan mengalihkan garis depan dari permukiman di utara.
Pada Rabu, Perlawanan mengumumkan bahwa mereka juga telah melakukan dua operasi sehari sebelumnya. Yang pertama adalah penyergapan rudal permukaan-ke-udara (SAM) yang menargetkan jet tempur Israel.
Angkatan Pertahanan Udara Hizbullah menembakkan beberapa SAM ke arah jet tempur tersebut, memaksanya mundur pada pukul 17.30. Yang kedua adalah serangan roket terhadap pos persiapan pasukan pendudukan Israel dan kendaraan lapis baja di al-Qawzah, yang terjadi pada pukul 23.20.
The Times of Israel melaporkan pada Kamis, seorang tentara IDF tewas dalam baku tembak dengan agen Hizbullah di Lebanon selatan semalam. Prajurit yang terbunuh dari Unit Pengintaian Brigade Golani, dari Petah Tikva. Dia adalah tentara IDF ketiga yang terbunuh dalam serangan darat Israel terhadap Hizbullah di Lebanon selatan.
Sementara seorang perwira IDF terluka ringan akibat pecahan peluru akibat tembakan yang dilakukan oleh pasukan Israel lainnya selama operasi di Lebanon selatan semalam, kata militer. Dalam insiden lain di Lebanon selatan, 15 tentara dibawa ke rumah sakit karena mengalami hipotermia. IDF mengatakan satu tentara terdaftar dalam kondisi sedang, sementara yang lainnya dalam kondisi baik.
Sebelumnya, seorang tentara IDF terluka parah oleh mortir Hizbullah di Lebanon selatan pada Rabu. Serangan mortir tersebut juga melukai ringan seorang perwira dan dua tentara lainnya. Keempat tentara tersebut dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dan keluarga mereka diberitahu, tambah pihak militer.
Dalam insiden terpisah kemarin, kata militer, seorang tentara cadangan IDF terluka parah dan seorang komandan batalyon serta tentara lainnya terluka ringan oleh roket Hizbullah di Lebanon selatan. (rep)

