• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Dewan Gereja Dunia Minta Joe Biden Angkat Isu penggusuran Warga Palestina

Dewan Gereja Dunia Minta Joe Biden Angkat Isu penggusuran Warga Palestina

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
11 Juli 2022
in Kabar
86

Ramalah, InfoMu.co – Dewan Gereja Dunia telah meminta Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengangkat isu penggusuran warga Palestina di wilayah Yerusalem Timur saat berkunjung ke Israel pada 13 Juli mendatang. Mereka pun meminta Biden memberi perhatian pada perluasan permukiman ilegal Israel di wilayah Palestina yang diduduki.

“Kunjungan Anda (Biden) terjadi di saat perampasan dan pengusiran keluarga serta komunitas Palestina dari rumah mereka sedang berlangsung dan meningkat di Yerusalem Timur dan di tempat lain di Tepi Barat,” demikian bunyi penggalan surat yang ditulis Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Dewan Gereja Dunia Rev. Ioan Sauca kepada Biden, dikutip laman kantor berita Palestina, WAFA, Sabtu (9/7/2022).

Dalam surat itu, Sauca turut menyinggung tentang perluasan permukiman ilegal Israel di Yerusalem. Menurutnya, hal itu mengancam identitas Yerusalem yang multi-agama dan multi-kultural. Di sisi lain, proyek permukiman Israel juga mengikis peluang tercapainya perdamaian dengan Palestina lewat mekanisme solusi dua negara.

“Selain perampasan properti (keluarga Palestina), beberapa tahun terakhir telah terlihat peningkatan yang nyata dalam diskriminasi, pelecehan, vandalisme, pembakaran, dan kejahatan kebencian terhadap orang-orang Kristen, pendeta serta gereja (di Yerusalem),” kata Sauca.

Dia berpendapat, saat ini keragaman agama dan sosial, termasuk status quo Yerusalem, berada dalam bahaya. “Saya mengimbau Anda (Biden) serta semua orang yang berkehendak baik yang mengakui Yerusalem sebagai tempat suci bagi tiga agama dan kota dua bangsa, untuk berbicara dan bertindak mengamankan visi serta harapan ini; melawan mereka yang berusaha menggusur, mengucilkan, dan meminggirkan orang lain,” ucapnya.

Dewan Gereja Dunia adalah persekutuan 352 gereja dari lebih dari 120 negara yang mewakili sedikitnya 580 juta umat Kristen di seluruh dunia. Pada 1 Juli lalu, Komite Sentral Dewan Gereja Dunia merilis pernyataan yang menyebut bahwa Israel telah secara terbuka dan sistematis mendiskriminasi warga Palestina.

Mereka menyoroti aksi penggusuran dan pengusiran yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina. “Kami menyerukan masyarakat internasional mendesak semua orang untuk berbicara menentang penggusuran di Masafer Yatta, dan ancaman pemindahan komunitas Palestina lainnya di wilayah pendudukan,” kata Komite Sentral Dewan Gereja Dunia dalam pernyataannya, dilaporkan Middle East Monitor.

Selain itu, mereka turut menyampaikan keprihatinan atas gangguan yang dialami umat Kristen Palestina saat melaksanakan peribadatan. Hal itu terkait dengan keputusan Mahkamah Agung Israel mengizinkan pemukim untuk mengambil alih properti gereja di dekat Gerbang Jaffa di Kota Tua Yerusalem Timur. (rep)

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Klik untuk mencetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: dewan gereja duniapalestinayerussalem timur
Previous Post

Salat Id di Sydney, Walikota Makassar Dekatkan Hubungan Aborigin dengan Makassar

Next Post

Qurban Lazismu di Daerah 3T: Tempuh Jalur Laut, Jangkau Warga Non Muslim

Next Post
Qurban Lazismu di Daerah 3T: Tempuh Jalur Laut, Jangkau Warga Non Muslim

Qurban Lazismu di Daerah 3T: Tempuh Jalur Laut, Jangkau Warga Non Muslim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.