• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 49
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 49
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 49
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Khutbah Jum’at: Hadis tentang Cinta kepada Sesama Manusia Karena Allah

Menjaga Amanah, Keadilan dan Persatuan di Tengah Ujian Bangsa

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
30 Oktober 2026
in Khutbah
0

MENJAGA AMANAH, KEADILAN, DAN PERSATUAN DI TENGAH UJIAN BANGSA 

Oleh : Ustadz Talkisman Tanjung

KHUTBAH PERTAMA

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا. مَنْ يَهْدِهِ اللّٰهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلَا هَادِيَ لَهُ.

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ.

أَمَّا بَعْدُ،

فَيَا عِبَادَ اللّٰهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيَ بِتَقْوَى اللّٰهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا  يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

أما بعد،

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar.” (QS. Al-Ahzab: 70)

Jamaah Jum’at rahimakumullah,

Hari ini kita hidup di zaman yang penuh dengan ujian. Informasi begitu cepat. Berita datang silih berganti. Masyarakat mudah terpecah karena perbedaan pilihan, pendapat dan kepentingan. Sensitifita semua orang sangat mudah terusik hanya karena persoalan sepele dan tidak urgen. Disisi lain ada orang yang bermuka tembok tidak mau peduli terhadap apapun persoalan bangsa yang muncul, yang penting dia happy, dan menguntungkan buat pribadi dan keluarganya, serta kelompoknya.

Kita baru saja memperingati Sumpah Pemuda 28 Oktober. Hampir satu abad yang lalu, para pemuda Indonesia mengucapkan tekad:

Satu tanah air, satu bangsa, satu bahasa: Indonesia.

Pertanyaannya bagi kita:

Apakah persatuan itu hanya slogan yang kita ucapkan setiap tanggal 28 Oktober? Ataukah persatuan benar-benar menjadi akhlak dalam kehidupan kita? Sebab persatuan tidak cukup dibangun dengan spanduk. Persatuan tidak cukup dengan menyanyikan lagu kebangsaan. Persatuan tidak cukup dengan mengatakan, “Saya cinta Indonesia.” Persatuan harus dibuktikan dengan kejujuran, keadilan, amanah, saling menghormati dan kepedulian kepada sesama.

Jamaah yang dimuliakan Allah,

Islam telah memberikan prinsip yang sangat jelas tentang kehidupan masyarakat.

Allah berfirman:

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ ۚ

“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia hendaklah kamu menetapkannya dengan adil.” (QS. An-Nisa’: 58)

Ayat ini bukan hanya untuk pejabat. Ayat ini bukan hanya untuk hakim. Ayat ini bukan hanya untuk presiden, gubernur, bupati atau kepala desa. Tetapi untuk kita semua. Orang tua mempunyai amanah terhadap anak. Guru mempunyai amanah terhadap murid. Pemimpin mempunyai amanah terhadap rakyat. Pengurus masjid mempunyai amanah terhadap jamaah. Pengurus organisasi mempunyai amanah terhadap anggota. Pedagang mempunyai amanah terhadap pembeli. Dan setiap kita mempunyai amanah terhadap keluarga, tetangga dan masyarakat.

Jamaah Jum’at rahimakumullah,

Masalah bangsa sebenarnya tidak selalu dimulai dari istana. Kadang-kadang masalah bangsa dimulai dari hati manusia. Ketika kejujuran mulai hilang. Kebohongan public terus berlangsung, Ketika jabatan dianggap kesempatan memperkaya diri. Ketika uang negara dianggap milik pribadi, keluarga, kelompok dan golongan, Ketika orang kecil dianggap tidak penting. Ketika kebohongan dianggap biasa. Ketika berita yang belum jelas langsung disebarkan. Ketika kita lebih suka mencari kesalahan orang lain daripada memperbaiki diri sendiri. Maka sesungguhnya kita sedang ikut merusak bangsa ini.

Rasulullah ﷺ bersabda:

كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ

“Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Maka jangan bertanya:

“Apa yang sudah diberikan Negara  untuk saya?” Tetapi sesekali tanyakan kepada diri:

“Apa yang sudah saya lakukan untuk keluarga saya, untuk tetangga saya, untuk masjid saya, untuk masyarakat saya dan untuk negeri saya?”

Jamaah yang dirahmati Allah,

Beberapa hari terakhir bangsa kita juga kembali menghadapi persoalan lingkungan dan kebakaran hutan serta lahan yang berdampak kepada masyarakat. Persoalan seperti ini mengingatkan kita bahwa manusia bukan pemilik mutlak bumi.

Allah berfirman:

وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا

“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di bumi setelah diperbaiki.” (QS. Al-A’raf: 56)

Hutan bukan hanya milik perusahaan. Air bukan hanya milik orang kaya. Udara bukan hanya milik pejabat. Bumi adalah amanah Allah untuk seluruh manusia. Karena itu, merusak lingkungan bukan sekadar persoalan hukum dunia, tetapi juga persoalan amanah di hadapan Allah subhanahu wata’ala.

Jamaah Jum’at rahimakumullah,

Kita juga harus belajar menggunakan media sosial dengan takwa. Hari ini satu jari bisa menyebarkan kebaikan. Tetapi satu jari pula bisa menyebarkan fitnah. Satu klik bisa menjadi pahala. Tetapi satu klik juga bisa menjadi dosa.

Allah mengingatkan:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا

“Wahai orang-orang yang beriman! Jika datang kepadamu seorang fasik membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya.” (QS. Al-Hujurat: 6)

Maka jangan mudah percaya. Jangan mudah menyebarkan hoaks, Jangan mudah menghina. Jangan mudah menuduh. Tetapi untuk setiap berita dan informasi harus dilakukan tabayyun sebelum share. Karena bisa jadi berita yang kita sebarkan hanya berlangsung lima menit di media sosial, tetapi dosanya bisa kita bawa sampai menghadap Allah.

Jamaah yang dimuliakan Allah,

Kalau kita ingin Indonesia menjadi negara yang kuat, maka mari kita mulai dari masjid. Bangun masyarakat yang jujur. Bangun keluarga yang amanah. Didik anak-anak dengan iman. Hormati perbedaan. Tolong orang miskin. Jaga lingkungan. Jangan korupsi. Jangan menipu. Jangan mengambil hak orang lain. Jangan menyebarkan fitnah. Dan jangan menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk saling bermusuhan. Ingatlah firman Allah:

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا

“Berpegang teguhlah kamu semuanya kepada tali agama Allah dan janganlah kamu bercerai-berai.” (QS. Ali ‘Imran: 103)

Inilah tugas kita. Berbeda boleh. Berpendapat boleh. Mengkritik boleh. Mengingatkan boleh. Tetapi jangan kehilangan adab, jangan kehilangan persaudaraan dan jangan kehilangan iman. Semoga Allah menjadikan negeri kita negeri yang aman, adil, makmur dan diberkahi.

أَقُوْلُ قَوْلِي هٰذَا، وَأَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ لِي وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

KHUTBAH KEDUA

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيْهِ كَمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى.

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، وَعَلَى أَصْحَابِ أَجْمَعِيْنَ.

فَيَا عِبَادَ اللّٰهِ، اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ، وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.

Jamaah Jum’at rahimakumullah,

Marilah kita terus memperbaiki diri. Jangan menunggu bangsa berubah, sementara kita tidak berubah. Jangan menuntut pemimpin jujur, sementara kita masih suka berbohong. Jangan menuntut keadilan, sementara kita masih suka mengambil hak orang lain. Jangan menuntut persatuan, sementara kita masih gemar menghina orang yang berbeda dengan kita. Perubahan bangsa dimulai dari perubahan manusia. Dan perubahan manusia dimulai dari iman, takwa dan akhlak.

Mari kita berdoa:

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ ۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى إِبْرَاهِيْمَ واٰلِ  إِبْرَاهِيْمَ
و بَارِكْ عَلٰى مُحَمَّدٍو اٰلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى إِبْرَاهِيْمَ وَ اٰلِ  إِبْرَاهِيْمَ
إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ.

اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْأَمْنَ وَالْإِيْمَانَ، وَالسَّلَامَةَ وَالْإِسْلَامَ.

اَللّٰهُمَّ احْفَظْ بِلَادَنَا إِنْدُونِيْسِيَا، وَاحْفَظْ شَعْبَهَا، وَاحْفَظْ أَهْلَهَا مِنَ الْفِتَنِ وَالْبَلَايَا وَالْمَصَائِبِ.

اَللّٰهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِنَا، وَوَفِّقْهُمْ لِلْعَدْلِ وَالْأَمَانَةِ وَالْحِكْمَةِ، وَاجْعَلْهُمْ سَبَبًا لِخَيْرِ شَعْبِهِمْ وَبِلَادِهِمْ.

اَللّٰهُمَّ أَبْعِدْ عَنَّا الْفَسَادَ وَالظُّلْمَ وَالْخِيَانَةَ وَالْكَذِبَ وَالْفِتَنَ.

اَللّٰهُمَّ أَصْلِحْ شَبَابَنَا، وَأَصْلِحْ نِسَاءَنَا، وَأَصْلِحْ أَبْنَاءَنَا وَبَنَاتِنَا.

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ بُيُوْتَنَا بُيُوْتًا مُطْمَئِنَّةً، وَاجْعَلْ مَسَاجِدَنَا عَامِرَةً بِالْإِيْمَانِ وَالْعِلْمِ وَالْعَمَلِ الصَّالِحِ.

اَللّٰهُمَّ ارْزُقْنَا رِزْقًا حَلَالًا طَيِّبًا وَاسِعًا مُبَارَكًا فِيْهِ.

اَللّٰهُمَّ اشْفِ مَرْضَانَا، وَارْحَمْ مَوْتَانَا، وَفَرِّجْ هُمُوْمَنَا، وَاقْضِ حَوَائِجَنَا.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

عِبَادَ اللّٰهِ،

إِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ.

فَاذْكُرُوا اللّٰهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلَىٰ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللّٰهِ أَكْبَرُ

Batahan, 29 Oktober 2026.

*** Ustadz Talkisman Tanjung, muballigh akar rumput  domisili Batahan Kec.Batahan Mandailing Natal

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: keadilankhutbah Jumatmenjaga amanahtalkisman tanjung
Previous Post

Keberislaman yang Baik Adalah Berdampak pada Lingkungan Sosial

Next Post

Surabaya, Mas Mansur, dan Jalan Panjang Majelis Tarjih Muhammadiyah

Next Post
Surabaya, Mas Mansur, dan Jalan Panjang Majelis Tarjih Muhammadiyah

Surabaya, Mas Mansur, dan Jalan Panjang Majelis Tarjih Muhammadiyah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 49
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.