• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Banjir Bandang Nepal-China: 919 Orang Tewas, 4.793 Masih Hilang

Banjir Bandang Nepal-China: 919 Orang Tewas, 4.793 Masih Hilang

Banjir Bandang Nepal-China: 919 Orang Tewas, 4.793 Masih Hilang

Bess by Bess
1 September 2026
in News
0
Banjir Bandang Nepal-China: 919 Orang Tewas, 4.793 Masih Hilang

INFOMU.CO, NEPAL – Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda kawasan perbatasan Nepal dan China pada pekan lalu menewaskan sedikitnya 919 orang. Sebanyak 4.793 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Berdasarkan laporan Badan Bencana Nasional Nepal pada Senin (31/8), sebanyak 903 orang meninggal dunia dan 4.247 orang masih dalam pencarian. Tim penyelamat hingga kini terus melakukan operasi untuk menemukan korban yang belum diketahui keberadaannya.

Di wilayah Tibet, China, otoritas setempat melaporkan 16 orang tewas dan 546 lainnya hilang. Jika kedua laporan tersebut digabungkan, jumlah korban mencapai 919 orang meninggal dan 4.793 orang masih hilang.

Selain itu, otoritas di Uttar Pradesh, India, menemukan 17 jenazah yang diduga berkaitan dengan bencana banjir dan longsor yang terjadi di kawasan Nepal-China.

Gletser Himalaya Runtuh Picu Banjir Bandang

Bencana tersebut terjadi pada 26 Agustus setelah material gletser dan bebatuan dari kawasan Pegunungan Himalaya runtuh. Material dalam jumlah besar kemudian menghambat aliran Sungai Lhender Khola.

Dilansir dari cnnindonesia, runtuhan tersebut membentuk bendungan alami yang membuat volume air terus meningkat. Ketika bendungan alami itu akhirnya jebol, air dalam jumlah besar mengalir deras dan menerjang wilayah Tibet di China serta sejumlah kawasan di Nepal, termasuk bagian utara hingga tengah.

Peristiwa itu diperparah oleh runtuhan lidah gletser yang memiliki luas sekitar 5.200 meter, bersama material bebatuan dari pegunungan. Runtuhan tersebut menghasilkan getaran kuat sekaligus memperbesar dampak banjir.

Nepal Tolak Bantuan Tim Penyelamat

Pemerintah Nepal memastikan berbagai upaya terus dilakukan untuk mencari korban yang tertimbun maupun terseret arus banjir.

Sejumlah negara sebelumnya menawarkan bantuan, termasuk mengirimkan tim penyelamat untuk membantu operasi pencarian. Namun, pemerintah Nepal memilih menolak tawaran tersebut karena menilai aparat dan tim penyelamat dalam negeri masih mampu menangani operasi pencarian.

Nepal menyampaikan bahwa bantuan yang lebih dibutuhkan saat ini berupa dukungan dana dan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Previous Post

Hotspot Karhutla Kalbar Tembus 7.377 Titik, Kalsel-Kalteng Turun

Next Post

PP Muhammadiyah Konsolidasi Implementasi SatuMu, Sumatera Utara Nyaris Masuk Kategori Hijau

Next Post
PP Muhammadiyah Konsolidasi Implementasi SatuMu, Sumatera Utara Nyaris Masuk Kategori Hijau

PP Muhammadiyah Konsolidasi Implementasi SatuMu, Sumatera Utara Nyaris Masuk Kategori Hijau

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.