• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Syeikh Reza dan Peggy Melati Sukma Undang Mahasiswa UMSU Magang di New Zealand

Syeikh Reza dan Peggy Melati Sukma Undang Mahasiswa UMSU Magang di New Zealand

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
15 Juni 2026
in Kampus
0
Syeikh Reza dan Peggy Melati Sukma Undang Mahasiswa UMSU Magang di New Zealand
INFOMU.CO |  Medan – Pengusaha sukses Syeikh Dr. Reza Abdul Jabbar bersama istirnya Ummu Khadijah Peggy Melati Sukma, S.Sos., M.H mengundang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) magang di perusahaan peternakan dan pertanian milik pasangan ini di New Zealand.
Tawaran magang kepada mahasiswa  UMSU ini disampaikan pasangan pengusaha peternakan sapi yang sukses di New Zealand tersebut saat melakukan  kunjungan  silarurahim ke kampus UMSU di Jalan Kapten M Basri  Medan, Sabtu (13/6) .
Kunjungan itu diisi sharing Session dibuka langsung oleh Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd dengan tajuk “From the Countries Global Impact Business Insight For The Changing World”. Dihadiri oleh Ketua BPH UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP dan jajaran, Wakil Rektor III Dr. Rudianto, M.Si, Pimpinan Fakultas dan Program Studi di UMSU serta mahasiswa International.
Rektor UMSU menyambut dengan rasa bangga dan syukur atas kehadiran dua tokoh asal Indonesia yang berdiaspora ke New Zaeland menjadi pembisnis yang sukses mengelola lahan sekitar 1.000 hektare dengan 4.000 ekor sapi.
“Kami bangga dan bahagia dapat bersilaturahim, serta mengucapkan terima kasih atas waktu dan kesempatannya.”
Dia menegaskan bahwa UMSU terus bergerak menuju universitas dengan reputasi internasional. “Kami siap mendengarkan inspirasi, wawasan, dan gagasan. UMSU hari ini ingin menjadi kampus bereputasi global.”
Prof. Akrim juga memperkenalkan perkembangan UMSU sekaligus menyampaikan kesiapan kampus dalam menyongsong Muktamar Muhammadiyah 2026. Dia turut menyinggung semangat filantropi Muhammadiyah, termasuk pembangunan masjid kampus terpadu.
Pada sesi sharing session, Syeikh Dr. Reza menyoroti pentingnya kolaborasi internasional dalam bidang pendidikan, khususnya penguatan kurikulum pertanian. Pendidikan pertanian harusnya lebih banyak praktek di lapangan sehingga para lulusan benar-benar siap dan memiliki kemampuan di bidang pertanian.
Menurutnya, pendidikan pertanian dan pertenakkan seharusnya menghasilkan ilmu yang bermanfaat dan aplikatif. “Pertanian adalah profesi terbaik dan harus diisi oleh orang-orang terbaik, karena pangan sangat penting bagi kehidupan,” sarannya.
Dalam kesempatan itu, dia juga menjelaskan kiat sukses sesuai tuntunan ajaran Islam. Menurutnya, kunci sukses tidak terlepas dari  kesabaran  sembari mengutip Ayat Al Qur’an.
Kesabaran katanya, terbagi menjadi dua bentuk yaitu sabar menghadapi hal yang dapat diusahakan, seperti biaya pendidikan dan proses menuntut ilmu. Kedua, sabar menghadapi hal di luar kendali, seperti kerugian atau ditipu dalam perdagangan, “Dalam pembelajaran, yang memberi ilmu harus ikhlas, dan yang menerima ilmu harus sabar.”
Dia juga menekankan konsep warabithu menjaga garis batas perjuangan dan identitas keislaman. “Berjuang dalam belajar membutuhkan pengorbanan yang luar biasa dan mental yang kuat,” ujarnya.
Pada kesempatan ini, Syeikh Dr. Reza juga berinteraksi dengan Mahmud mahasiswa Internasional UMSU asal Negeria.
Sementara itu istrinya, Ummu Khadijah Peggy mengatakan sangat dekat dengan Muhammadiyah karena tempatnya menimba ilmu sejak TK hingga SD. Dia juga membagikan pengalamannya menjelajahi 31 negara dan menghadapi berbagai tantangan.
“Dalam perjalanan ke 31 negara, kami menemukan banyak tantangan dan berjumpa dengan beragam karakter manusia di berbagai belahan dunia.”
Dia berharap Muhammadiyah terus melahirkan generasi unggul yang berakhlak, “Kami berharap Muhammadiyah menghasilkan generasi berwawasan luas dan berbudi akhlak yang baik.”
Ummu Khadijah juga membuka peluang kerja sama pendidikan dengan universitas di Indonesia.
“Ikhtiar yang kami lakukan adalah bekerja sama dengan universitas di Indonesia dalam pengembangan kurikulum pertanian.”
Selain kurikulum, kolaborasi juga mencakup program magang internasional.
“Kami melakukan seleksi untuk internship, agar mahasiswa dapat bekerja dan berlatih langsung di bidang peternakan dan pertanian di New Zealand.”
Program ini diharapkan memberi pengalaman lapangan nyata bagi mahasiswa, terutama di sektor pertanian modern.
Acara ditutup dengan penyerahan cendramata dan penyematan oleh Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd bersama Ketua BPH Prof. Dr. Agussani, MAP.
Kegiatan ini menegaskan komitmen UMSU dalam memperluas jaringan global, meningkatkan kualitas pendidikan, dan menyiapkan generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat internasional tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah.
Turut hadir Sekretaris BPH Dr. Muthalib, M.M, Ketua PWM Sumut sekaligus  anggota BPH Prof. Dr. Hasyimsyah Nasution, M.A, Bendahara PWM Sumut Prof. Dr. Muhammad Qorib, M.A, Sekretaris PWM Sumut Irwansyah Putra, M.A dan anggota BPH Drs. H. Dalail Ahmad, M.A. (hms)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: NEW ZELANDSyeikh Reza
Previous Post

Merasa Benar itu Wajar, Tetapi Tidak Selalu Menjadi Kebenaran

Next Post

Gedung SMP Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Akan Direvitalisasi

Next Post
Gedung SMP Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Akan Direvitalisasi

Gedung SMP Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Akan Direvitalisasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.