• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Relawan Muhammadiyah Harus Perkuat Pemahaman Kebencanaan dan Kolaborasi

Relawan Muhammadiyah Harus Perkuat Pemahaman Kebencanaan dan Kolaborasi

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
9 Juni 2026
in Info LazisMu
0

Relawan Muhammadiyah Harus Perkuat Pemahaman Kebencanaan dan Kolaborasi

INFOMU.CO |  Kapuas – Majelis Pembina Kesejahteraan Sosial dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) beserta Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Tengah melaksanakan kunjungan kerja dan pembinaan kepada MDMC dan LAZISMU Daerah Muhammadiyah Kapuas. Acara dilaksanakan di komplek perguruan Muhammadiyah Kapuas, Jalan Barito, Sabtu, 6 Juni 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan kapasitas relawan, serta mempererat sinergi antara Majelis dan Lembaga dengan semangat One Muhammadiyah One respons (OMOR) Ditingkat wilayah dan daerah dalam penanganan kebencanaan dan kegiatan kemanusiaan.nAcara dibuka. Secara resmi oleh Ketua PDM Kapuas, Dr. H. Suwarno Muriyat, S.Ag., M.Pd.

H. Suwarno Muriyat menyampaikan sangat apresiasi dan menyambut baik kunjungan serta pembinaan yang dilaksanakan oleh MDMC dan LAZISMU PWM Kalimantan Tengah, dalam rangka memperkuat kolaborasi antara majelis dan lembaga yang ada di Muhammadiyah terutama dalam bidang sosial, kesehatan, bahkan kebencanaan. Selain itu, beliau mengapresiasi berbagai kegiatan kemanusiaan yang telah dilaksanakan oleh MDMC Kapuas, seperti pengobatan gratis, sunatan massal, serta berbagai aksi sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, sehingga kehadiran Muhammadiyah dimanapun terus menerus menebar manfaat bagaikan matahari yang terus bersinar.

“Kegiatan menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Muhammadiyah dalam bidang sosial, kesehatan, dan kebencanaan di Kabupaten Kapuas. Beliau mengapresiasi berbagai kegiatan kemanusiaan yang telah dilaksanakan oleh MDMC dan LAZISMU Kapuas, seperti pengobatan gratis, sunatan massal, serta berbagai aksi sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” Ujarnya.

Dalam sesi pembinaan, perwakilan MDMC bersama LAZISMU Kalimantan Tengah menyampaikan materi terkait penguatan kelembagaan MDMC dan LAZISMU, pengembangan jaringan kerja sama kebencanaan, sistem tanggap darurat, fundraising kebencanaan serta pelaporan keuangan saat bencana yang terintegrasi.

Sementara itu, Sekretaris Lembaga Resiliensi Bencana Muhammadiyah (LRB) atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Tengah, Evan Bastian, menegaskan pentingnya kesamaan persepsi mengenai tugas, fungsi, dan arah gerak lembaga dalam menjalankan misi kemanusiaan Muhammadiyah.

“Saya yakin pertemuan seperti ini sangat penting. Kadang-kadang kita sudah aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan dan kebencanaan, tetapi belum tentu memiliki persepsi yang sama tentang tugas, fungsi, dan arah gerak lembaga. Karena itu saya berharap forum ini bisa menjadi ruang untuk saling belajar dan saling menguatkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa LRB Muhammadiyah merupakan lembaga yang mendapatkan amanah dari Persyarikatan untuk mengelola urusan kebencanaan. Karena itu, setiap upaya penanggulangan bencana di lingkungan Muhammadiyah perlu dikoordinasikan secara baik melalui lembaga tersebut. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang mengenal relawan hanya saat terjadi bencana seperti banjir, kebakaran, atau musibah lainnya. Padahal ruang lingkup tugas LRB jauh lebih luas daripada sekadar respons darurat.

“Pekerjaan kita tidak hanya ketika terjadi bencana. Kita berbicara tentang edukasi masyarakat, mitigasi, kesiapsiagaan, pelatihan relawan, pengurangan risiko bencana hingga pemulihan pascabencana. Orientasinya bukan hanya respons, tetapi juga membangun masyarakat yang lebih tangguh menghadapi berbagai risiko bencana,” jelasnya.

Ditambahkan Kepala bidang pendayagunaan dan kemanfaatan, Anang Rahman, mengingatkan pentingnya penerapan konsep OMOR atau One Muhammadiyah One Response. Menurutnya, konsep tersebut menjadi landasan Muhammadiyah dalam memberikan respons yang terintegrasi ketika terjadi bencana. Ia menjelaskan bahwa seluruh potensi Persyarikatan, baik majelis, lembaga, organisasi otonom, amal usaha maupun relawan harus bergerak dalam satu koordinasi sehingga bantuan yang diberikan menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.

“Ketika terjadi bencana, Muhammadiyah harus hadir sebagai satu kekuatan yang utuh. Jangan sampai masing-masing bergerak sendiri-sendiri. Semua potensi yang ada harus disinergikan sehingga respons yang diberikan menjadi lebih terkoordinasi, lebih kuat, dan lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan MDMC dan LAZISMU Kapuas semakin siap dalam menjalankan tugas kemanusiaan, memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pihak, dan meningkatkan kapasitas relawan dalam menghadapi berbagai situasi bencana maupun kegiatan sosial kemasyarakatan. (SM)

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: LazisMurelawan kebencanaan
Previous Post

Muhammadiyah Tidak Sedang Kekurangan Amal Usaha. Muhammadiyah Sedang Menghadapi Krisis Kaderisasi.

Next Post

Din Syamsuddin: Generasi Muda Harus Menjadi Penggerak Utama Kemakmuran Masjid

Next Post
Russia dan Dunia Islam Perkuat Kerjasama, Adakan Pertemuan di Jeddah

Din Syamsuddin: Generasi Muda Harus Menjadi Penggerak Utama Kemakmuran Masjid

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.