Kampus Muhammadiyah Harus Maju dalam Agama, Sains, dan Teknologi
INFOMU.CO | Manado – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Kiai Saad Ibrahim menghadiri kegiatan Kajian Kemuhammadiyahan dan Al-Islam yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Manado pada Ahad (10/5).
Kegiatan yang dihadiri jajaran pimpinan, dosen, dan karyawan kampus tersebut, Kiai Saad Ibrahim mengajak seluruh civitas akademika untuk menjadikan UM-Mado sebagai kampus unggul yang mampu memadukan kekuatan agama dan sains.
Menurutnya, perguruan tinggi Muhammadiyah tidak cukup hanya berkembang dalam aspek akademik semata, tetapi juga harus mampu melahirkan generasi yang memiliki kedalaman spiritual dan kecakapan ilmu pengetahuan.
“Universitas Muhammadiyah Manado harus mampu menjadi kampus yang berprestasi dalam bidang agama sekaligus sains dan teknologi,” ungkapnya di hadapan jamaah yang memenuhi ruang kajian.
Kiai Saad juga menyinggung pentingnya memahami dimensi nushush dan sains secara seimbang. Ia menjelaskan bahwa teks-teks keagamaan tidak boleh dipisahkan dari perkembangan ilmu pengetahuan modern. Menurutnya, Islam sejak awal telah mendorong umatnya untuk berpikir, meneliti, dan mengembangkan peradaban melalui ilmu pengetahuan.
Sementara itu, Wakil Rektor II UM-Manado, Muyasir Arif dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kajian ini mampu memperkuat semangat keislaman dan kemuhammadiyahan di lingkungan kampus.
Sambutan berikutnya disampaikan Ketua PWM Sulawesi Utara, Kiaii Masrur yang menegaskan pentingnya perguruan tinggi Muhammadiyah menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus penguatan nilai-nilai Islam berkemajuan.
Dalam pemaparannya, Kampus yang akrab disebut Unimman itu, lanjutnya, memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi perguruan tinggi unggul. Selain didukung lingkungan yang strategis dan nyaman, Unimman juga dinilai memiliki peluang besar membangun integrasi antara nilai-nilai keislaman dengan perkembangan sains dan teknologi.
Kajian berlangsung dengan penuh antusias. Para peserta tampak menyimak materi dengan serius, terutama saat pembahasan mengenai hubungan agama, nalar ilmiah, dan tantangan pendidikan tinggi Muhammadiyah di era modern. Acara ini sekaligus menjadi penguat komitmen bersama untuk menjadikan UM-Mado sebagai kampus Islam yang mencerahkan dan berkemajuan. (muhammadiyah.or.id)

