• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 49
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 49
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 49
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Haedar Paparkan Lima Kunci Muhammadiyah jadi Ormas Terpercaya

Haedar Paparkan Lima Kunci Muhammadiyah jadi Ormas Terpercaya

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
24 Januari 2026
in Uncategorized
0
Haedar Paparkan Lima Kunci Muhammadiyah jadi Ormas Terpercaya

INFOMU.CO | Yogyakarta – Muhammadiyah menjadi organisasi kemasyarakatan dengan nilai kepercayaan yang tinggi. Bahkan menurut survei Kompas pada 2024, Muhammadiyah mendapat nilai nyaris sempurna yaitu 91 persen.

Dalam membangun dan menjaga kepercayaan publik itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir menjelaskan, Muhammadiyah memiliki lima prinsip yang dimiliki dan dijaga.

Prinsip yang pertama menurut Haedar Nashir adalah jujur dan amanah. Prinsip ini sesuai dengan sifat yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW. Prinsip jujur dan amanah menjadi barang mahal di masa sekarang.

Selanjutnya atau yang kedua adalah prinsip profesional. Profesionalitas yang dibangun di Muhammadiyah menjadi basis gerakan sehingga pelayanan Muhammadiyah di berbagai bidang dirasakan oleh masyarakat banyak.

Lebih-lebih dalam pengelolaan pendidikan tinggi, 164 Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) menjadi bukti profesionalitas Muhammadiyah. PTMA tidak dikelola sembarangan, ada insan ahli sesuai bidang yang ditempatkan.

“PTMA dan UMJ yang akan mengelola itu sudah memiliki habitat atau kebiasaan dan culture atau kebudayaan yang profesional bahwa kita akan mengelola dunia pendidikan,” ungkapnya.

“Profesionalitas di Muhammadiyah dibangun dengan landasan meritokrasi,” imbuh Haedar.

Prinsip ketiga yang dipegang Muhammadiyah sehingga menjadi organisasi kemasyarakat terpercaya adalah modern. Muhammadiyah menempatkan agama Islam selalu kontekstual dengan perkembangan zaman.

“Kemodernan kita akan selalu menghadapi perkembangan zaman, menjawab tantangan zaman dengan nilai-nilai Islam yang kita miliki yakni Islam Berkemajuan,” ungkap Haedar.

Keempat adalah prinsip berkemajuan, prinsip ini mendorong institusi pendidikan Muhammadiyah, khususnya PTMA untuk selalu di depan. Untuk berada selalu di posisi depan dibutuhkan kolaborasi dan sinergi multipihak.

Prinsip berkemajuan tidak hanya tercermin dalam gerak amal usaha, tapi juga dalam pemikiran warga, kader, dan pimpinan Muhammadiyah. Kemajuan yang diinginkan Muhammadiyah tentu berdasar pada nilai-nilai Islam.

Kelima atau prinsip yang terakhir adalah sistematik. Muhammadiyah selalu mengelola amal usahanya dengan sistem yang kokoh. Sistem ini tidak hanya berjalan di pusat, tapi juga di wilayah, daerah, cabang, sampai ranting.

“Berbagai orang masuk menjadi pimpinan dengan keragamannya, dengan dinamikanya, tapi semuanya diikat oleh sistem bahkan sebuah keputusan pun ketika terjadi banyak perbedaan diikat oleh sistem,” katanya. (muhammadiyah.or.id)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: haedar nashirmuhammadiyahterpercaya
Previous Post

IMF Buka-bukaan Tantangan Ekonomi RI Tahun Ini

Next Post

Penguatan Tata Kelola Organisasi Muhammadiyah di Tebingtinggi

Next Post
Penguatan Tata Kelola Organisasi Muhammadiyah di Tebingtinggi

Penguatan Tata Kelola Organisasi Muhammadiyah di Tebingtinggi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 49
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.