• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Khutbah Jum’at: Hadis tentang Cinta kepada Sesama Manusia Karena Allah

Meneladani Kebesaran Nabi Ayyub ‘Alaihis Salam

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
8 Januari 2026
in Khutbah
0

 

Meneladani Kesabaran Nabi Ayyub ‘Alaihis Salam

Oleh :  Agusnan Dinata, MPd

 

Khutbah Pertama

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.
أَمَّا بَعْدُ،
فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ، أُوصِيكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللَّهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Hadirin jamaah Jumat rahimakumullah

Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subḥanahu wa Ta‘ala. Dialah yang telah melimpahkan kepada kita nikmat iman dan Islam, serta mempertemukan kita dengan hari Jumat yang penuh keberkah ini.

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, sahabat, dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman.

Ma‘asyiral muslimin rahimakumullah

Aku wasiatkan kepada diriku dan kepada jamaah sekalian untuk senantiasa bertakwa kepada Allah dengan sebenar-benar takwa. Sebab takwa adalah bekal terbaik dalam menghadapi kehidupan dan kematian.

Allah Ta‘ala berfirman:

وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَىٰ ۚ

“Berbekallah kalian, karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Dan bertakwalah kepada-Ku wahai orang-orang yang berakal.” (QS. Al-Baqarah: 197)

Hadirin Jama’ah rahimakumullah

Pada kesempatan khutbah Jumat ini, marilah kita mengambil pelajaran agung dari kisah Nabi Ayyub ‘alaihis salam, seorang nabi yang Allah jadikan teladan tertinggi dalam kesabaran.

Nabi Ayyub ‘alaihis salam pada awalnya hidup dalam kenikmatan, harta yang melimpah, anak-anak yang banyak, tubuh yang sehat.

Namun kemudian Allah mengujinya dengan ujian yang sangat berat:

hartanya habis, anak-anaknya wafat, tubuhnya ditimpa penyakit yang panjang.

Meski demikian, Nabi Ayyub tidak berkeluh kesah, tidak mencela takdir, dan tidak berpaling dari ketaatan.

Allah mengabadikan doanya:

وَأَيُّوبَ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ

“Dan (ingatlah) Ayyub, ketika ia berdoa kepada Rabbnya: ‘Sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit, dan Engkau Maha Penyayang di antara semua penyayang.’”
(QS. Al-Anbiya: 83)

Perhatikan, wahai jamaah sekalian.
Beliau tidak menuntut, tidak memprotes, tidak menyalahkan Allah. Inilah adab hamba yang mengenal Rabbnya.

Dalam hal ini, Fudhail bin ‘Iyadh رحمه الله berkata:

> مَنْ عَرَفَ أَنَّ الْبَلَاءَ نِعْمَةٌ صَبَرَ عَلَيْهِ

“Barangsiapa mengetahui bahwa ujian itu adalah nikmat, niscaya ia akan bersabar menghadapinya.”

Nabi Ayyub memahami bahwa ujian datang dari Allah Yang Maha Pengasih, maka kesabarannya lahir dari iman.

Hadirin sidang Jumat yang dimuliakan Allah
Allah memuji Nabi Ayyub dengan pujian yang luar biasa:

إِنَّا وَجَدْنَاهُ صَابِرًا ۚ نِعْمَ الْعَبْدُ ۖ إِنَّهُ أَوَّابٌ

“Sesungguhnya Kami dapati dia seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sungguh dia sangat kembali kepada Allah.” (QS. Ṣād: 44)

Maka Allah pun mengangkat penyakitnya dan mengembalikan nikmatnya.

Hadirin rahimakumullah
Ujian hidup adalah sunnatullah. Dunia bukan tempat balasan, tetapi tempat ujian. Sebagaimana kata Imam Imam Ahmad رحمه الله berkata :

الدُّنْيَا دَارُ ابْتِلَاءٍ لَا دَارُ جَزَاءٍ

“Dunia adalah negeri ujian, bukan negeri balasan.” (Kitab Az Zuhud Lil Bqihaqi)

Maka siapa yang diuji dengan sakit, kesempitan, dan kesedihan, hendaklah ia bersabar dan memperbaiki hubungannya dengan Allah.

Karena ‘Ali bin Abi Thalib رضي الله عنه berkata:

الصَّبْرُ مِنَ الْإِيمَانِ بِمَنْزِلَةِ الرَّأْسِ مِنَ الْجَسَدِ

“Sabar terhadap iman bagaikan kepala terhadap tubuh.”

Hadirin rahimakumullah

Marilah kita meneladani Nabi Ayyub ‘alaihis salam dalam kesabaran, ketundukan, dan husnuzhan kepada Allah.

أقول قولي هذا وأستغفر الله لي ولكم فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم

 

Khutbah Kedua

الحمدُ للهِ حمدًا كثيرًا طيبًا مباركًا فيه كما يحبُّ ربُّنا ويرضى،
وأشهدُ أن لا إلهَ إلا اللهُ وحده لا شريكَ له، وأشهدُ أنَّ محمدًا عبدُه ورسولُه. اللَّهُمَّ صلِّ وسلِّم وبارك على نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين.
أمَّا بعدُ،
فيا عبادَ اللهِ، اتقوا اللهَ حقَّ التقوى، واعلموا أنَّ خيرَ الزادِ التقوى،
قال الله تعالى:
وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى وَاتَّقُونِ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ
﴿البقرة: 197﴾

Bersabarlah, karena kesabaran tidak akan sia-sia.

يَا عِبَادَ اللَّهِ، إِنَّ الصَّبْرَ مِفْتَاحُ الْفَرَجِ، وَسَبَبُ الرِّضَا، وَطَرِيقُ النَّجَاةِ.

Wahai hamba-hamba Allah, sesungguhnya sabar adalah kunci kelapangan, sebab turunnya ridha Allah, dan jalan keselamatan.

Allah Ta‘ala berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ ﴿البقرة: 153

Wahai orang-orang yang beriman, mohonlah pertolongan dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar. (QS. Al Baqoroh : 153)

Dan Allah juga berfirman:

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
﴿الزمر: 10﴾

Sesungguhnya orang-orang yang bersabar akan diberi pahala tanpa batas. (Az-Zumar :10)

Semoga kita menjadi orang yang sabar agar Allah memuliakan kita.

قال الله تعالى:
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ،
وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ،
كَمَا صَلَّيْتَ وَسَلَّمْتَ وَبَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ،
وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ،
فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.

اللَّهُمَّ اغفر للمسلمين والمسلمات، والمؤمنين والمؤمنات،
الأحياءِ منهم والأموات.
اللَّهُمَّ أصلح لنا دينَنا الذي هو عصمةُ أمرِنا، وأصلح لنا دنيانا التي فيها معاشُنا،
وأصلح لنا آخرتَنا التي إليها معادُنا، واجعلِ الحياةَ زيادةً لنا في كلِّ خير،
واجعلِ الموتَ راحةً لنا من كلِّ شر.
اللَّهُمَّ إنا نسألُك الهدى، والتقى، والعفافَ، والغنى.
اللَّهُمَّ اجعلنا من عبادك المتقين الصابرين الشاكرين.

عبادَ الله،
إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ، وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
﴿النحل: 90﴾
فاذكروا اللهَ العظيمَ يذكركم، واشكروه على نعمِه يزِدْكم،
ولذكرُ اللهِ أكبر،

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Klik untuk mencetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: agusnan dinatakhutbah Jumat
Previous Post

Ketika Perempuan Menyiapkan Sejarah

Next Post

UMSU Lepas Dua Mahasiswa Ikuti Program Sea Teacher di Filipina

Next Post
UMSU Lepas Dua Mahasiswa Ikuti Program Sea Teacher di Filipina

UMSU Lepas Dua Mahasiswa Ikuti Program Sea Teacher di Filipina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.