Literasi Digital dalam Pendidikan Islam
Oleh : Dr. Junaidi, M.Si – Ketua MT PDM Medan dan Dosen FUSI UIN-SU Medan
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ لَقَدْ جَاءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بِالْحَقِّ وَنُودُوا أَنْ تِلْكُمُ الْجَنَّةُ أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللَّهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللَّهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Pertama-tama, marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Hanya dengan takwalah, hidup kita akan mendapatkan keberkahan dan petunjuk.
Hadirin jama’ah Jumat yang dirahmati Allah,
Kita hidup di zaman yang sangat berbeda dengan generasi sebelumnya. Zaman di mana informasi membanjir begitu deras, batas-batas geografis seolah tak ada, dan komunikasi bisa dilakukan dalam sekejap. Inilah era digital, sebuah keniscayaan yang tidak bisa kita tolak. Sebagai muslim, sikap kita bukanlah lari atau menutup diri, tetapi menyambutnya dengan bijak, cerdas, dan penuh tanggung jawab.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ انشُزُوا فَانشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu, ‘Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,’ maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, ‘Berdirilah kamu,’ maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.”* (QS. Al-Mujadilah: 11)
Ayat ini dengan gamblang menyebutkan keutamaan orang yang berilmu. Ilmu di era sekarang tidak lagi terbatas pada kitab-kitab kuning dan dinding pesantren. Ilmu juga ada di dunia digital. **Literasi digital**—yaitu kemampuan untuk memahami, menggunakan, dan mengelola informasi dari berbagai sumber digital dengan bijak—adalah **bagian dari menuntut ilmu** yang sangat dianjurkan dalam Islam.
Rasulullah SAW bersabda:
**طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ**
Artinya: Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim.” (HR. Ibnu Majah)
Kewajiban menuntut ilmu ini kini memiliki medan baru: dunia digital. Literasi digital dalam pendidikan Islam bukan sekadar bisa menggunakan smartphone atau media sosial. Lebih dari itu, ia memiliki manfaat yang sangat besar.
Pertama, sebagai Sarana Memperdalam Ilmu Agama.**
Dengan digital, kita bisa mengakses kitab-kur’an, terjemah, tafsir, hadits, dan ribuan kajian dari ulama-ulama terpercaya di seluruh dunia hanya dengan genggaman tangan. Ini adalah kemudahan yang Allah berikan. Allah SWT berfirman:
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ**
Artinya: “Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?”* (QS. Al-Qamar: 17)
Kemudahan yang Allah janjikan itu kini diwujudkan, salah satunya, melalui teknologi digital.
Kedua, sebagai Media Dakwah yang Luas.
Dakwah bil-hal (dengan perbuatan) dan bil-lisan (dengan lisan) kini diperkuat dengan bil digital** (dakwah digital). Kita bisa menyebarkan kebaikan, menangkis hoaks, dan memberikan pencerahan kepada ribuan bahkan jutaan orang dengan sekali unggah. Ini adalah peluang amal jariyah yang sangat besar.
Ketiga, sebagai Bentuk Ibadah Kontemporer.
Menggunakan media sosial untuk menyebarkan informasi yang benar, memposting konten yang menginspirasi, atau membagikan ayat-ayat Al-Qur’an adalah bentuk ibadah di zaman now. Ini adalah realisasi dari firman Allah:
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
Artinya: Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan.”* (QS. Al-Maidah: 2)
Namun, hadirin yang budiman, kita juga harus waspada. Pedang bermata dua. Di balik manfaatnya, dunia digital juga penuh dengan bahaya; fitnah, hoaks, ghibah, dan maksiat juga bertebaran. Di sinilah peran literasi digital yang berlandaskan aqidah dan akhlak Islam menjadi crucial. Kita tidak hanya perlu pandai menggunakan teknologinya, tetapi lebih penting lagi, kita harus pandai memfilter kontennya.
Kita harus menjadi produsen kebaikan, bukan sekadar konsumen pasif, apalagi penyebar keburukan.
Khutbah Kedua
الْحَمْدُ لِلَّهِ وَكَفَى، وَأُصَلِّي وَأُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُصْطَفَى، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَهْلِ الْوَفَا وَالْصِدْقِ وَالشَّفَا. أَمَّا بَعْدُ؛
فَيَا عِبَادَ اللَّهِ، اِتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.**
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ.
اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ أُمَّةَ مُحَمَّدٍ، اَللَّهُمَّ فَرِّجْ هَمَّهُمْ، اَللَّهُمَّ اشْفِ مَرْضَاهُمْ، اَللَّهُمَّ ارْحَمْ مَوْتَاهُمْ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْ بَلَدَنَا آمِنًا مُطْمَئِنًّا وَسَائِرَ بِلَادِ الْمُسْلِمِينَ.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ.
عِبَادَ اللَّهِ
إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ. َاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ وَاسْأَلُوهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ
