• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Tim UMSU Juara PKM Antar PTM se Indonesia

Tim Polemon terdiri dari , Ketua Eqy Astanza ( Agribisnis) anggota, Wahyudi (Teknik Elektro) dan Witri Aulia (Agriteknologi)

Tim UMSU Juara PKM Antar PTM se Indonesia

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
3 November 2020
in Kabar, Kampus
86

Tim UMSU Juara PKM Antar PTM se Indonesia

Medan, infoMu.co – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara sukses menjuarai Kompetisi Mahasiswa Muhammadiyah (KKM) dan Program Kreativitas Mahasiswa Muhammadiyah (PKMM)  se Indonesia yang digelar di Universitas Muhammadiyah Magelang.

Rektor UMSU, Dr Agussani, MAP mengatakan,  capaian prestasi yang diraih mahasiswa yang tergabung dalam Tim Polemon terasa membanggakan, sekaligus mengharukan karena masih dalam suasana pandemi Covid-19.

“Saya merasa bangga dengan karya inovasi mahasiswa yang telah memgharumkan nama UMSU di tingkat nasional. Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh yim yang telah bekerja keras demi tercapainya prestasi yang sangat luar biasa ini,” ungkap Rektor UMSU, Dr Agussani. di Medan,  Ahad (1/11).

Ketua Student’s Research and Creativity Center (SRCC) UMSU ,  Fatimah Sari Siregar M.Hum menjelaskan, karya mahasiswa UMSU yang diberi nama Polemon (portable leafhopper trap technology with feromon) berhasil menarik perhatian juri sehingga mendapatkan angka penilaian tertinggi dan berhak menduduki peringkat pertama. ” “Polemon berhasil menyingkirkan karya-karya inovasi mahasiswa dari  Perguruan Tinggi Muhammadiyah  lainnya,” katanya.

Dijelaskan, Polemon yang merupakan inovasi baru produk perangkap hama wereng batang coklat (Nilaparvata lugens)  dinilai efektif dan efisiean dalam mengoptimalkan hasil panen tanaman padi.  Tim Polemon terdiri dari , Ketua Eqy Astanza ( Agribisnis) anggota,  Wahyudi (Teknik Elektro) dan Witri Aulia (Agriteknologi) dan Dosen pendamping  Rini Susanti,S.P,M.P.

Lebih lanjut, Polemon itu adalah alat perangkap yg ditujukan untuk mengendalikan hama wereng batang coklat, didesain portable yang bertujuan untuk memudahkan petani bisa dibawa kemana saja, dilengkapi dengan cahaya lampu kuning yang berfungsi untuk menarik perhatian hama wereng. Selain itu juga dilengkapi dengan cairan feromon (feromon adalah zat kimia yg dibuat dari ekstrak nanas) karena pada buah nanas memiliki senyawa kimia yang disukai hama wereng.

‘ Alat ini jika ditekan tombol power akan otomosi menyemprotkan cairan feromon tersebut selama 10 menit sekali,” katanya.

Ide awal polemon ini, jelasnya, ketika menjadi finalis di Pimnas 31 Yogyakarta, Tahun 2018. karena ada alat yg sejenis tetapi hanya menggunakan cahaya lampu.

“Disini kami mengkombinasi dengan feromon. Dan ternyata feromon itu bisa dijadikan penarik hama untuk mendekat,” tambah Ketua  Tim Polemon, Eqy Astanza ( Agribisnis).

Disamping itu jelas Eqy, melihat tanaman padi yg gagal panen, ternyata kebanyakan juga disebabkan hama wereng batang coklat. Dari keluhan para petani itulah kemudian diciptakan alat pembasmi hama yang ramah lingkungan.

Eqy berharap, sebagai ketua tim, kedepan alat ini bisa dipatenkan, dan bisa dibuat secara massal. Kendala saat ini,  pembuatan dan bahan yg digunakan termasuk tidak murah dan harus benar-benar teliti,” katanya (*)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: pkmmpolemonumsu
Previous Post

Ada 31 Kasus Konfirmasi Baru, Aceh Tengah Paling Banyak

Next Post

Di Tepi Danau Singkarak itu, Mereka Menghafal Qur’an

Next Post
Di Tepi Danau Singkarak itu, Mereka Menghafal Qur’an

Di Tepi Danau Singkarak itu, Mereka Menghafal Qur'an

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.