Eco Bhinneka Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan “Saudara Sepiring” untuk Mengurangi Sampah
Solo, InfoMu.co – Lebih dari 25 peserta dari berbagai agama beserta rekan difabel Soloraya mengadakan aksi kampanye Eco Bhinneka Nasyiatul Aisyiyah di area car free day (CFD) di Jl. Slamet Riyadi, Solo, Minggu (13/11/2022). Kegiatan ini merupakan puncak rangkaian acara Workshop pembuatan Kampanye Eco Bhinneka Nasyiatul Aisyiyah yang digelar Jumat-Minggu (11-13/11/2022) di Omah Parikesit, Sondakan, Laweyan, Kota Solo. Pada aksi kampanye ini, Eco Bhinneka mengenalkan program Saudara Sepiring sebagai alat kampanye untuk menguragi sampah makanan.
Eco Bhinneka merupakan program yang diluncurkan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dan PP Nasyiatul Aisyiyah untuk membangun komunitas tangguh dan inklusif. Program yang didukung JISRA (Joint Initiative for Strategic Religoius Action) mengajak para pelaku agama untuk mendukung kebebasan beragama dan berkeyakinan serta pelestarian lingkungan.
Pagi itu, mulai pukul 06.00 WIB, peserta sudah mulai berkumpul di Jl Slamet Riyadi Solo dengan menyiapkan berbagai perangkat aksi yang telah dibuat pada hari sebelumnya. Lokasi aksi di depan salah satu restaurant cepat saji yang terletak di dekat Balai Muhammadiyah Solo. Ini lokasi yang strategis untuk berkampanye mengurangi sampah.
Hingga pukul 09.00 WIB acara berjalan lancar. Banyak orang yang antusias terhadap aksi ini dengan mendatangi stan Eco Bhinneka. Saat itu kondisi CFD Solo ramai. Banyak kegiatan warga yang memanfaatkan area bebas kendaraan bermotor tersebut. Situasi ini menjadi salah satu sasaran yang tepat bagi tim program berada
Saat menggelar aksi, peserta sangat aktif mengkampanyekan pengurangan sampah plastik dan sampah makanan. Mereka juga memamerkan beberapa barang yang dibuat dari sampah plastik. Ada caping, tas belanja, dan alat peraga kampanye Eco Bhinneka bertuliskan “Saudara Sepiring”. Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kota Solo, Frida Alfani Maslahah, menjelaskan Saudara Sepiring adalah simbol pengurangan sampah makanan. “Itu bukan singkatan, tapi merupakan edukasi penyadaran: makan seperlunya dan tidak membuang makanan,” jelasnya.
Merawat Keberagaman
Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Kota Solo, Ida Bagus Komang, mengaku senang bergabung dalam program ini. Menurut dia, program ini luar biasa. Selain untuk gerakan penyadaran mengurangi sampah makanan dan sampah plastik, serta pencegahan stunting, program Eco Bhinneka ini juga untuk merawat kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Menurut Ida, keberagaman mesti dirawat agar tercapai keharmonisan dan saling menghargai di antara yang berbeda. Ida Bagus Komang memberi contoh bagaimana dia merawat kerukunan di keluarganya. “Ini dua cucu saya ini muslim. Anak saya muslim. Saya Hindu,” jelasnya sambil menunjukkan dua cucunya yang ikut di CFD. Meski berbeda keyakinan, menurutnya, hal itu bukan masalah.
Dalam kegiatan kali ini, Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (Puteri Muhammadiyah) melalui Eco Bhinneka, menyelenggarakan pelatihan dan lokakarya tentang pembuatan alat peraga kampanye lingkungan serta peluncuran program Saudara Sepiring. Rangkaian acara hari pertama pada Jumat (11/11/2022) dengan diskusi panel dan saling tukar ide maupun pengalaman antarpeserta mengenai sampah dan stunting. Kemudian dilanjutkan pada hari kedua pada Sabtu (12/11/2022) dengan agenda pelatihan dan lokakarya pembuatan perangkat aksi yang akan langsung digunakan pada kesokan harinya di CFD.
“Saya sangat senang dengan acara ini Mbak, dan tidak menyangka bahwa botol yang saya bawa bisa bermanfaat dan mendapat pakaian layak pakai” ungkap salah seorang pengunjung stan Echo Bhinneka. Program Manager Eco Bhinneka Regional Solo Hanifah Kasih menjelaskan dengan adanya aksi yang bertagar Merawat Kerukunan Melestarikan Lingkungan ini, ke depan akan banyak anggota masyarakat yang tergerak untuk memulai pilah pilih sampah yang dimulai dari diri sendiri. (***)

