• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Religiusitas Islam Bukan Hanya di Ritual Ibadah Saja, Tapi di Semua Tindakan dan Pemikiran

Religiusitas Islam Bukan Hanya di Ritual Ibadah Saja, Tapi di Semua Tindakan dan Pemikiran

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
18 April 2022
in Kabar
86

Lebanon, InfoMu.co –  Religiusitas bagi seorang muslim bukan hanya diekspresikan dalam aktivitas ritual keagamaan, tapi juga dalam pemikiran dan tindakan. Hal ini menurut Hajriyanto Y. Thohari yang dalam Islam tidak ada pemisahan antara tindakan, pemikiran, dan yang berada di batin.

“Tidak ada perbedaan antara yang lahiriah dan batiniah, karena itu Islam menolak lembaga kerohanian,” ucapnya pada (15/4) di acara Pengajian Ramadan 1443 H PP Nasyiatul Aisyiyah  yang disiarkan secara hybrid.

Lembaga kerohanian di sini merupakan suatu konsepsi yang mengatur ekspresi religiusitas yang dimanifestasikan hanya dalam rohani, karena menurut Islam religiusitas itu termasuk dalam tindakan jasmani. “Ulama (dalam Islam) itu beda betul dengan pemimpin-pemimpin di agama lain,” imbuhnya.

Menggali akar sejarahnya, Anggota PP Muhammadiyah ini menyebut bahwa, Ulama bukan merupakan lembaga kerohanian, akan tetapi akibat perkembangan sosiologis dan antropologis kemudian menjadi lembaga kerohanian. Ulama dalam Islam menurut Hajriyanto lebih kepada sebuah kepemimpinan keilmuan – intelektual.

“Karena itu konsep religiusitas – kesalehan itu luas, bukan kesalehan ritual saja, religiusitas gerakan”. Ucapnya.

Terkait itu, Muhammadiyah sudah sangat tepat menasbihkan diri sebagai gerakan agama. Dalam hal ini menurutnya Muhammadiyah merupakan gerakan agama yang otentik – orisinil. Kenyataan ini bisa dilacak melalui pernyataan-pernyataan pimpinan Muhammadiyah yang selalu dikonstruksi secara teologis.

Selain itu, hal ini juga bisa dilacak dalam dokumen-dokumen resmi organisasi seperti dalam Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah yang menyebutkan bahwa “Maka dengan Muhammadiyah ini, mudah-mudahan umat Islam dapatlah diantarkan ke pintu gerbang Surga “Jannatun Na’im” dengan keridlaan Allah Yang Rahman dan Rahim”.

Hajriyanto berharap religiusitas gerakan yang dimiliki oleh Muhammadiyah menetes ke Organisasi Otonomnya (Ortom) tidak terkecuali kepada Nasyiatul Aisyiyah.

Mengulas sejarah pemilihan nama Aisyah yang kemudian menjadi Aisyiyah yang disematkan kepada organisasi perempuan Muhammadiyah, Hajriyanto menyebut itu sebagai usaha Kiai Dahlan menghidupkan peran perempuan.

Kekinian tentang adanya gerakan Islam yang meminggirkan peran perempuan, Hajriyanto menyebut hal ini merupakan pengaruh dari budaya patriarki. Padahal Kiai Dahlan jauh sebelum ini telah mengirimkan murid-murid perempuannya ke sekolah-sekolah Belanda dan sekolah-sekolah agama. (muhammadiyah.or.di)

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Klik untuk mencetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: hajriyanto y. toharireligiuitas
Previous Post

Gubernur Sumatera Utara Berbuka Puasa Bersama Fosil BKM

Next Post

MA-Mts Muhammadiyah Sei Rampah Lakukan Safari Ramadan

Next Post
MA-Mts Muhammadiyah Sei Rampah Lakukan Safari Ramadan

MA-Mts Muhammadiyah Sei Rampah Lakukan Safari Ramadan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.