Yogyakarta, InfoMu.co – Di tengah lonjakan angka terpapar covid-19, kegiatan atau acara yang telah disusun oleh Muhammadiyah, Ortom, Majelis, Lembaga, maupun Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bisa tetap dilaksanakan dengan memanfaatkan teknologi digital.
Melonjaknya angka terpapar covid-19 di Indonesia, termasuk di Jakarta dan Yogyakarta harus disikapi dengan seksama, tidak boleh lenggah, dan tidak boleh lalai. Akan tetapi di sisi lain, tetap menjaga ghirah semangat bermuhammadiyah Warga Muhammadiyah. Maka harus dicari jalan tengah dalam masalah ini.
Kepada seluruh civitas di AUM, terlebih di AUM Bidang Kesehatan yang mengetahui secara persis tata aturan protokol kesehatan harus senantiasa disiplin dan menularkan kedisiplinan tersebut secara lebih luas.
“Kita harus mampu mengambil nilai positifnya, kita harus mampu mengambil nilai kebaikannya, oleh karena itu 99 tahun jelang 1 abad adalah usia yang menunjukkan kedewasaan, dan menunjukkan (matangnya) pola berpikir,” tuturnya.
Hal itu juga ia tujukan kepada RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman. Menurut Budi, di tengah persaingan jasa layanan kesehatan yang semakin ketat, RS PKU Muhammadiyah diajak kembali pada jati diri dan ruh semangat melayani dan berbakti kepada masyarakat. Semangat tersebut telah ditanam oleh Founding Fathers sebagai dasar gerakan PKO Muhammadiyah.
“Dalam era kompetisi yang sangat ketat ini, maka kemudian semangat ruh itu kita wujudkan dalam semangat untuk perbaikan dalam pelayanan, perbaikan dalam teknologi kesehatan, dan perbaikan IT,” ucap Budi.
Implementasi semangat tersebut diharapkan RS PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta dan Gamping akan senantiasa berada di atas dasar gerakan PKO. (muhammadiyah.id)

