• Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
Infomu
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi
No Result
View All Result
Infomu
No Result
View All Result
Kolom Taufiq Abdul Rahim: Berharap Pemimpin Moral dan Kultural

Dr. Taufiq Abdul Rahim

Taufiq Abdul Rahim : Pemerintah Aceh Tidak Pro-Rakyat

Pengamat Kebijakan Publik Aceh Soroti Dana Silpa Aceh yang Capai Rp 3,9 T

Syaiful Hadi by Syaiful Hadi
27 Mei 2021
in Ekonomi
86
Banda Aceh, InfoMu.co – Kondisi Pemerintahan Aceh sangat mengkhawatirkan, bahkan dalam penggunaan kebijakan politik anggaran belanja publik, ternyata memprihatinkan serta tidak membanggakan sama sekali. Ditengah kondisi ekonomi rakyat yang terpuruk, susah dan tidak tumbuh secara signifikan, bahkan diperkirakan minus, ternyata Sisa Lebih/Kurang Pembiayaan Anggaran (Silpa) dari pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2020 pada angka nominal yang sangat fantastis, yaitu Rp 3.969.617.354.787,29 atau sekitar Rp 3,9 triliun lebih.

Demikian dijelaskan pengamat kebijakan publik Aceh Dr. Taufiq Abdul Rahim, Kamis (27/5)  yang juga dosen di Unmuha Aceh kepada Infomu.co seputar besarnya dana Silpa Aceh yang mencapai angkan fantastis yakni Rp 3,9 triliun.

Jelas Taufiq, hal ini nenunjukkan bahwa, selama ini dari besaran anggaran Rp 17 triliun lebih banyak digunakan untuk belanja pegawai/birokrasi serta program dan proyek yang menguntungkan secara ekonomi politik, juga kepentingan elite Aceh. Angka nominal Silpa Rp 3,9 triliun lebih sangat besar, dapat dipastikan ini program serta proyek yang tidak menguntungkan secara ekonomi dan politik, juga tidak memberikan dampak balik “fee project”, sehingga ini diabaikan untuk dilaksanakan maka berdampak Silpa yang besar.

Hal ini nenunjukkan Pemerintah Aceh (eksekutif dan birokrasi) tidak pro rakyat, untuk anggaran belanja pegawai/birokrasi biasanya saat sudah disetujui menjadi daftar Isian.

Penggunaan/Pembiayaan Anggaran (DIPA), maka dengan gerak cepat dana itu diambil/ditarik. Maka itu, jika ada peningkatan jumlah Silpa dibandingjan APBA 2019 yaitu Rp 2.846.141.906.063,39 (atau Rp 2,8 triliun lebih). Hal ini menunjukkan kenaikan APBA tidak signifikan meningkatkan kenaikan perubahan kehidupan rakyat dan kesejahteraan rakyat yang lebih baik/tinggi, namun semakin memperbesar Silpa.

Demikian juga jika dikaitkan dengan alasan ataupun alibi Pandemi Covid-19, ternyata nilai nominal  anggaran refokusing Covid-19 tahun 2020 ini yang mengalami 4 kali Peraturan Gubernur (Pergub) Rp 2,3 triliun, yang tidak terpakai atau mengendap di dalam kas Pemerintah Aceh sebesar Rp 1,5 triliun. Jadi penggunaan dana refokusing Covid-19 untuk banyak proyek pencitraan, pemasangan baliho, spanduk, billboard serta iklan media cetak, elektronik dan lainnya serta program tidak menyelesaikan usaha menangani serta mengatasi Covid-19 di Aceh, termasuk memajang pembelian mobil mewah (4 buah) di Posko Covid terhadap pengadaan Ambulan yang tidak terpakai, yang bergerak mobil ambulan biasa, yang mobil mewah “duduk manis”, “wiper kaca depan mobil diangkat, tanda tidak terpakai dan berjemur (modus)”.

Masih menurut Taufiq yang juga pendekar Tapak Suci  itu,  anggaran refokusing Covid-19 yang tidak tepat sasaran dan tidak dinikmati rakyat Aceh, kecuali orang, kelompok, elite Aceh dan partai politik tertentu, serta kelompok organisasi tertentu. Sehingga secara keseluruhan anggaran belanja publik APBA 2020 juga mengalami Silpa Rp 3,9 triliun lebih, ini sebagai angka yang cukup fantastis. Ini menandakan bahwa tidak dapat digunakan anggaran semakin besar, rakyat Aceh tidak merasakan manfaat anggaran belanja publik dan politik, sepertinya rakyat Aceh tidak ada pemerintah.

Demikian juga lemahnya salah satu fungsi pengawasan/kontrol legislatif (Dewan Perwakilan Rakyat Aceh/DPRA) terhadap anggaran belanja Aceh yaitu APBA, maka lengkaplah penderitaan rakyat Aceh terhadap politik kebijakan anggaran yang tidak pro-rakyat, kecuali APBA untuk kepentingan politik oligarki elite politik Aceh, baik eksekutif maupun legislatif.

Rakyat Aceh mesti sadar, bahwa semakin besar serta meningkatnya Silpa APBA termasuk 2020, ini menunjukkan bahwa, kinerja Pemerintahan Aceh yang gagal meningkatkan kesejahteraan rakyat Aceh yang sedang susah, terpuruk.  Kini , pertumbuhan ekonomi tidak bangkit, peredaran uang juga tidak adil serta merata, daya beli masyarakat rendah, perubahan kehidupan hanya usaha masyarakat untuk “survival” mepertahankan hidup, jadi kebijakan Pemerintah Aceh tidak tepat sasaran.

Jadi bukan adanya dorongan dan stimulus ekonomi dari Pemerintah Aceh. Ini tidak boleh dibiarkan terus menerus, sehingga menjadikan penerintah semakin “angkuh/sombong” dimata rakyat, rakyat mesti bijak menentukan sikap terhadap Pemerintah Aceh yang tidak pro-rakyat, sebut Taufiq kecewa. (Syaifulh)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
Tags: anggaran apbasilpa
Previous Post

Pemko Banda Aceh Ajak Warga Manfaatkan Pasar Al-Mahiral di Lamdingin

Next Post

Diskusi Politik PWM Sumut dan PDM Serdang Bedagai

Next Post
Diskusi Politik PWM Sumut dan PDM Serdang Bedagai

Diskusi Politik PWM Sumut dan PDM Serdang Bedagai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Beranda
  • Kabar
  • Literasi
  • Kolom
  • Kesehatan
  • Muktamar
  • Pendidikan
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kabar
    • Persyarikatan
    • Peristiwa
    • Ekonomi
    • Info LazisMu
    • InfoMU tv
  • Literasi
    • Kampus
    • Tarjih
    • Taman Pustaka
    • Jelajah Bumi Para Rasul
    • Majelis Pustaka & Informasi
    • Taman Pustaka
  • Kolom
    • Khutbah
    • Opini
  • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Halal Center
  • Muktamar
    • Muktamar 48
    • Road To Muktamar 49
  • Pendidikan
    • umsu
    • Sekolah
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.